Manfaat Memelihara Kucing bagi Kehidupan Manusia

Manfaat Memelihara Kucing bagi Kehidupan Manusia

Kucing adalah salah satu hewan favorit yang banyak dipelihara di dunia selain ajing. Tingkah anehnya yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang memutuskan memelihara kucing.

Akan tetapi, ternyata studi ilmiah pun menemukan beragam manfaat memelihara kucing, baik untuk kesehatan fisik maupun kesehatan mental.

Berikut manfaat memelihara kucing berdasarkan studi-studi ilmiah.

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Sama seperti memelihara anjing, memelihara kucing juga mampu menurunkan tingkat stres. Riset menemukan pula bahwa memelihara kucing memberikan dampak pada risiko penyakit kardiovaskular atau jantung.

Studi tersebut menemukan adanya penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke pada orang-orang yang memelihara kucing.

2. Membantu anak penderita autisme

Para peneliti dari University of Missouri, Amerika Serikat menemukan bahwa interaksi sosial anak penderita autisme membaik secara dramatis ketika dikelilingi hewan peliharaan.

Dalam studi itu, hampir separuh dari total keluarga yang diteliti memiliki kucing peliharaan. Para orang tua dalam keluarga-keluarga tersebut pun melaporkan ikatan kuat yang terbentuk antara mereka dan anak-anak.

” Jenis keterampilan sosial ini biasanya sulit bagi anak-anak penderita autisme. Akan tetapi, studi ini menunjukan kepercayaan diri anak akan lebih besar bila hidup bersama hewan peliharaan,” Ujar Gretchen Carlisle, peneliti dari Research Center for Human-Animal Interaction.

3. Dengkuran kucing membantu menyembuhkan nyeri tulang, sendi, dan otot

Kucing secara teratur mengeluarkan suara seperti mendengkur atau purring. Salah satu pertanda bila kucing purring adalah ia sedang bahagia.

Namun demikian, suara dengkuran kucing juga memiliki kemampuan penyembuhan bagi nyeri tulang dan oto manusia. Ini terkait dengan frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 Hz.

Sebuah studi pun menunjukkan bahwa frekuensi getaran antara 18-35 Hz memiliki efek positif pada persendian setelah cedera.

” Kaitan antara frekuensi dengkuran kucing dan penyembuhan (nyeri) oto dan tulang dapat membantu bagi sejumlah orang,” terang Leslie A Lyons, asisten professor di School of Veterinary Medicine, Univeristy of California.

4. Memikat lawan jenis

Riset yang dipimpin oleh peneliti hewan peliharaan June Nichols menemukan bahwa perempuan cenderung lebih tertarik pada pria yang memiliki hewan peliharaan.

Sebanyak 90% perempuan lajang yang disurvei juga memandang pria yang memelihara kucing cenderung lebih baik dan penyayang.

5. Menghindarkan anak-anak dari infeksi, gangguan pernapasan, dan alergi

Memelihara kucing ternyata mampu menghindarkan anak-anak dari risiko sejumlah penyakit, seperti infeksi, alergi, dan gangguan pernapasan.

Penelitian yang dilakukan terhadap anjing dan kucing menemukan bahwa anak yang memiliki kontak dengan kedua hewan peliharaan pada tahun pertama kehidupan memiliki sistem daya tahan tubuh yang lebih baik, Khususnya terhadap gangguan pernapasan.

Studi juga menemukan, anak-anak yang terpapar alergen kucing memiliki daya tahan tubuh lebih baik.

Anak-anak di perkotaan yang paling terpapar alergen dan bakteri mengembangkan pertahanan yang lebih baik terhadap alergi.

Mereka yang terpapar kucing di tahun pertama lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan alergi.

6. Memberi dampak positif pada kesehatan mental

Dalam survei yang dilakukan Cats Protection terhadap 600 responden yang separuhnya memiliki masalah kesehatan mental, sebanyak 87 persen responden yang memelihara kucing merasakan efek positif pada kehidupan mereka.

Sebanyak 76 persen responden juga menyatakan bahwa, mereka mengatasi stres dengan lebih mudah berkat kucing.

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,