Bahaya Memberi Obat Manusia Pada Kucing

Bahaya Memberi Obat Manusia Pada Kucing

Kalau kucing kesayangamu sedang sakit, jangan pernah memberikan obat manusia untuk kucing. Bahkan pada dosis yang kecil sekalipun hal itu bisa berbahaya sekali pada kucing. Memberi obat manusa untuk kucing ataupun hewan peliharaan tanpa ada konsultasi ke dokter hewan akan menyebabkan hal yang serius. Berikut adalah beberapa bahaya memberi obat manusia pada kucing.

Meski kadang dokter hewan memakai sejumlah obat manusia agar bisa merawat kucing, akan tetapi penting juga untuk diingat jika tak semua obat manusia aman bagi kucing. Cukup banyak obat-oobatan manusia yang diberi oleh dokter hanya aman dalam dosis yang terkontrol. Dari segi keamanan, hal ini juga dapat dipengaruhi karena gangguan kesehatan kucing masing-masing, seperti penyakit dan usia kucing.

Ada Bahaya Jika Berikan Obat Manusia Pada Kucing

Tanda klinis dan bahaya memberikan obat manusia untuk kucing memang bervariasi serta bergantung terhadap racun tertentu. Beberapa gajala yang banyak ditemui adalah sebagai berikut:

  • Gagal ginjal [kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan peningkatan minum]
  • Gagal hati [muntah, penyakit kuning]
  • Gejala pada kulit [anemia/kulit pucat, bengkak, radang]
  • Gejala pernapasan [kesulitan bernapas, bersin, batuk]
  • Gejala neurologis [rangsangan, koma, depresi, kejang, inkoordinasi, dan tremor]
  • Gejala gastrointertinal [diare dan muntah

Sejumlah racun bekerja di lebih dari 1 sistem tubuh, sehingga hal itu dapat menghasilkan gabungan dan beberapa gejala diatas.

Di bawah ini adalah obat manusia yang wajib dijauhi oleh kucing:

  • Anti-depresan

Ketika kucing tidak sengaja mengkonsumsi obat anti depresan, dia akan menunjukkan tanda-tanda seperti kejang atau tremor, gelisah, tidak terkoordinasi, dan efek bius.

  • Parasetamol

Jangan pernah kamu memberikan parasetamol terhadap kucing. Obat yang satu ini berbahaya sekali untuk kucing. Bahkan meski hanya memberi sejumlah miligram saja, maka itu dapat mengakibatkan penyakit kucing semakin memburuk sampai kematian. Beberapa gejala keracunan parasetamol adalah:

    • Perubahan warna kebiruan di kulit
    • Pembengkakan di cakar dan wajah
    • Muntah
    • Depresi
  • Ibuprofen

Bahkan 1 atau 2 pil ibuprofen dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat serius untuk kucing serta menyebabkan kucing terserang radang usus dan lambung yang serius, dan gagal ginjal.

Tindakan Ketika Kucing Jika Keracunan Obat

Semakin cepat kucing mendapat penanganan dari dokter, semakin besar juga kesempatan kucing peliharaanmu untuk bertahan hidup. Di bawah ini adalah beberapa langkah yang wajib dilakukan ketika kucing keracunan obat manusia.

  • Hubungi dokter hewan untuk mendapat saran penanganan. Pastikan bahwa kamu mengetahu dimana, kapan, serta bagaimana keracunan obat tersebut terjadi. Kalau memungkinkan, bawa obat atau kemasan yang mengakibatkan keracunan kepada dokter hewan.
  • Jika racun terdapat di kaki atau bulu, cobalah untuk mencegah kucing merawat diri sendiri.
  • Jauhkan kucing dari sumber racun serta pisahkah dengan hewan peliharaan lainnya.
  • Jangan sampai membuat kucing muntah-muntah, terkecuali kalau kamu diminta melakukan itu oleh dokter hewan.

Cara agar bisa menghindari keracunan obat untuk kucing yang tak disengaja ialah baiknya simpan obat pribadimu di dalam lemari yang tidak bisa dijangkau oleh kucing. Jangan pernah kamu menyimpan obat manusia didekat obat untuk hewan peliharaanmu.

Ingatlah bahwa selalu jauhkan obat dari jangkauan kucing peliharaanmu serta jangan pernah memberi obat-obatan manusia pada hewan tanpa melakukan diskusi lebih dulu ke dokter hewan.

Demikian artikel tentang bahaya memberi obat manusia pada kucing. Jika kamu melihat adanya gejala masalah kesehatan yang semakin memburuk, maka langkah terbaik adalah segera menghubungi dokter hewan.