Beberapa Penyakit Anjing Menular Pada Manusia

Beberapa Penyakit Anjing Menular Pada Manusia
Penyakit Anjing Menular Pada Manusia

Merawat anjing memang jadi hal yang sangat menyenangkan. Tak hanya mengajak dia bermain atau melakukan kegiatan fisik, baiknya kalian jangan lupa memeriksakan kondisi kesehatannya supaya terhindar dari beberapa penyakit yang bisa dialaminya. Nah, selain untuk selalu menjaga kualitas hidupnya agar terjaga dengan benar, mencegah penyakit anjing juga bisa membantu kalian terhindar dari beberapa gangguan penyakit. Berikut adalah 3 penyakit anjing menular pada manusia.

Resiko penyakit anjing paling utama yang bisa kalian rasakan adalah karena kalian kurang rutin menjaga kebersihan kandang, tidak diberi suntikan vaksin, atau kurang memberikannya makanan dengan teratur.

Waspada, Ada 3 Penyakit Anjing Menular Pada Manusia

  • Kurap atau Ringworm

Ringworm atau biasa dikenal dengan sebutan kurap adalah salah satu dari penyakit anjing yang bisa menular kepada manusia. Penyakit satu ini diakibatkan karena infeksi jamur yang bisa menyerang kuku, bulu, hingga kulit hewan.

Anjing yang terserang kurap mempunyai gejala, yakni terdapat daerah bulu rontok sehingga itu akan memicu kebotakan [alopecia] dengan bentuk lingkaran. Kondisi seperti ini terjadi di bagian tubuh hewan yang terinfeksi. Hal ini bisa juga mengakibatkan munculnya benjolan kecil layaknya jerawat kepada tubuh anjing. Umumnya, kurap bakal dialami di sejumlah bagian, seperti pada kaki, ekor, wajah, atau ujung telinga.

Manusia bisa tertular ringworm saat kalian melakukan kontak secara langsung ke hewan yang terserang penyakit ini. Kurap bisa juga menyebar saat kalian menyentuh berbagai barang yang terserang jamur karena ulah ringworm. Kalian yang memiliki sistem imun rendah rentan sekali tertular kurap.

  • Rabies

Rabies adalah gangguan neurologis yang mematikan serta menyerang bagian saraf dan otak manusia. Virus akibat rabies bisa ditularkan kepada manusia lewat cakaran, air liur, dan gigitan. Guna menghindari kondisi seperti ini, kalian perlu melakukan proses pemberian vaksinasi terhadap anjing. Vaksin rabies wajib diberikan dengan teratur supaya virus ini bisa dicegah.

Rabies beresiko sekali terjadi saat anjingmu tidak mendapat vaksin rabies serta sering melakukan kontak dengan anjing liar secara langsung. Kalian harus waspada kepada anjing yang mempunyai ciri-ciri terserang rabies, misalnya seperti penurunan nafsu makan, sering menyerang hewan lain atau manusia, perilaku yang lebih destruktif, hingga kelelahan.

Meski perubahan perilaku jadi banyak menjadi gejala gangguan kesehatan kepada anjing, namun baiknya kalian melakukan pemeriksaan dan membawa anjingmu ke dokter hewan.

  • Toksokariasis

Toksokariasis jadi salah satu virus yang diakibatkan oleh parasit bernama Toxocara kepada anjing yang bisa menularkannya ke manusia. Parasit ini hidup didalam usus anjing serta penularannya terjadi lewat telur cacing yang telah dikeluarkan melalui feses anjingmu. Kalian harus memperhatikan tempat dimana banyak anak-anak bermain diluar rumah guna menghindari telur cacing yang menjadi penyebab parasit ini.

Baca Juga Jangan Panik! Tanda Anjing Menstruasi Adalah Hal yang Wajar

Saat anak-anak menyentuh atau membawa benda yang terkena telur cacing, telur itu bisa masuk kedalam tubuh lalu beresiko mengakibatkan gangguan kesehatan kepada manusia. Sejumlah tanda-tanda kepada manusia yang berkaitan dengan toksokariasis adalah pembengkakan kelenjar getah bening, ruam kulit, pembesaran hati, batuk, hingga demam.

Nah, demikian artikel yang membahas soal penyakit anjing menular pada manusia. Ada berbagai cara yang dapat kalian lakukan guna menghindari virus pada anjing atau manusia. Jangan sampai lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan anjing kesayangan kalian dengan membersihkan kandanganya dengan berkala, juga selalu memeriksakan kondisi kesehatannya, hingga pemberian vaksinasi sesuai jadwal. Terima kasih.