Bolehkah Kucing Tidur di Ruangan AC? Ketahui Faktanya

Bolehkah Kucing Tidur di Ruangan AC? Ketahui Faktanya

Banyak orang yang suka beristirahat atau tidur di ruangan yang memiliki AC sejuk. Bagi orang yang memelihara kucing, biasanya hewan kesayangannya tersebut juga ikut tidur di ruangan yang ada AC nya. Lalu pertanyaannya, bolehkah kucing tidur di ruangan AC? Jawabannya bisa kamu temukan di artikel berikut ini.

Setelah dilakukan riset oleh beberapa peneliti ternyata boleh-boleh saja kucing tidur atau bermain di ruangan ber-AC. Tetapi syaratnya adalah suhu di dalam ruangan tersebut tak boleh terlalu dingin serta AC berfungsi secara normal, contonya filter masih dijaga kebersihannya.

Nyatanya kucing mampu mentolerir terjadinya perubahan suhu yang lumayan besar. Akan tetapi dingin atau panas yang berlebih bisa menjadi masalah untuk kesehatannya.

Hal yang Mempengaruhi Kucing Saat Kondisi Dingin

  • Bulu

Ras kucing juga harus kamu perhatikan. Biasanya, kucing yang memiliki bulu panjang mampu lebih tahan pada suhu dingin daripada kucing dengan bulu pendek. Sementara itu kucing bulu pendek atai hairless lebih gampang kedinginan.

Bulu merupakan insulator alami bagi kucing. Selain itu juga, bulu kucing sanggup menjaganya untuk selalu hangat ketika cuaca dingin serta tetap dingin meskipun kondisi cuaca sedang panas.

  • Kondisi Kesehatan

Kemudian, kondisi kesehatannya juga ikut berpengaruh. Kucing tua atau kucing yang sedang sakit perlu lingkup yang punya kondisi hangat daripada kucing sehat yang masih muda.

Bolehkah Kucing Tidur di Ruangan AC?

Kucing masih bisa nyaman dengan kondisi ruangan yang memiliki AC, tapi apabila udara AC bertiup langsung pada tubunnya mungkin dia tak akan senang. Solusinya ialah dengan merubah sudut lubang angin, kamu mungkin dapat merubahnya sedikit ke atas. Kucing juga bisa takut dengan AC yang memiliki suara cukup berisik.

Apabila kucing kedinginan, umumnya gampang diketahui. Contohnya, dia akan tidur bergelung atau meringkuk agar lebih hangat. Setelah mengetahui tanda-tanda ini, kamu dapat menaikkan suhu ruangan di dalamnya.

Tapi, bagaimana jika kucing beristirahat dengan pemilik di kamar ber-AC? Nyatanya ia akan kedinginan dan pemilik masih dengan keadaan tidur? Lebih baik membiarkan pintu ruangan terbuka apabila memungkinkan.

Kucing punya kemampuan untuk bisa membuatnya nyaman. Saat kedinginan, kucing sanggip mencari solusi agar tubuhnya lebih hangat. Contohnya berjemur di bawah sinar matahari, keluar ruangan, atau pindah ke tempat tidur lamanya.

Sebaiknya ada kamar di rumah yang tidak dinyalakan AC. Ataupun bisa dibiarkan terdapat jendela bertralis atau jendela kaca yang terbuka yang bisa membuat sinar matahari masuk.

Pastikan Kamar Punya Aliran Udara yang Bagus

Kucing tak akan berkeringat layaknya manusia, oleh karenanya kemampuan kucing mengatur suhu juga berbeda. Mereka bisa mengeluarkan keringat lewat telapak kaki kemudian melepas panas tubuhnya lewat telinga. Kucing memakai peregangan, bernapa terengah-engah, dan grooming saat ingin mendinginkan tubuh.

Sangat penting ruangan dimana kucing bermain punya sirkulasi udara yang baik. Terlebih apabila cuaca sedang panas. Jadi, beberapa ruangan sempir tertutup yang sirkulasi udaranya buruk dapat berbahaya untuk kucing.

bolehkah kucing tidur di ruangan AC? Jawabannya boleh tapi harus ada hal-hal yang kamu perhatikan seperti ulasan di atas. Kamu tak bisa bertanya pada kucing apakah AC membuatnya terlalu kedinginan. Tapi kamu dapat menebak melalui perilaku apakah ia kedinginan.

Jika demikian, kamu harus menaikkan suhu AC ataupun mematikannya, serta kipas angin boleh menjadi pilihan alternatif. Apabila kucing kedinginan terlalu lama di kamar ber-AC, dia bisa terkena flu. Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter hewan. Terima kasih.

Incoming search terms:

  • https://mypets co id/bolehkah-kucing-tidur-di-ruangan-ac-ketahui-faktanya/
  • https://mypets co id/bolehkah-kucing-tidur-di-ruangan-ac-ketahui-faktanya/#:~:text=Setelah dilakukan riset oleh beberapa contonya filter masih dijaga kebersihannya