Cara Melatih Kucing Agar Menjadi Penurut

Cara Melatih Kucing Agar Menjadi Penurut

Banyak orang yang membandingkan antara kucing dan anjing tentang mana hewan peliharaan paling penurut. Dari sebagian pendapat yang beredar, kebanyakan menganggap anjing lebih mudah dilatih dibandingkan kucing. Kucing dianggap lebih cenderung cuek dan cenderung tidak mendengarkan perintah majikannya. Walau begitu, ada cara melatih kucing agar mau menjadi penurut sehingga mendengarkan perintah anda.

Cara Melatih Kucing

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan di dalam cara melatih kucing agar menjadi penurut.

1. Melatih kucing anda sejak masih kecil

Sebaiknya anda perlu melatih kucing anda sedini mungkin sehingga ia lebih mudah untuk diajari. Ketika kucing anda sudah dewasa, maka melatihnya menjadi penurut akan jauh lebih sulit. Anda tentu tidak ingin mempunyai kucing yang suka mengobrak-abrik tempat sampah, mencakar sofa, atau terus-menerus melompat ke atas meja bukan ?

Selain membuat kucing anda lebih mudah dilatih, dengan melatihnya sejak dini akan membuatnya memiliki keterampilan dan perilaku sosial yang baik, memperkuat ikatan (bonding) dengan pemiliknya, serta menjaga pikiran dan tubuhnya agar tetap aktif. Disarankan untuk mulai melatih kucing anda sejak 2 minggu atau setelah ia mulai bisa berjalan dengan relatif stabil.

2. Siapkan camilan atau catnip sebagai hadiah

Anda sebaiknya menyiapkan camilan atau catnip sebagai hadiah kepada kucing anda ketika berperilaku baik. Dengan begitu, maka kucing menganggap dengan berperilaku baik iya akan mendapatkan apa yang dia mau. Hal ini akan membuatnya menjadi lebih fokus untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Anda bisa memberikan camilan dalam bentuk dry food yang berkualitas, seperti merek Hero yang akan membuat kucing anda ketagihan. Untuk catnip, sebaiknya diberikan ketika kucing anda telah berusia 6 bulan karena biasanya ketika umurnya belum sampai itu maka efek catnip tidak akan terasa baginya.

3. Tidak disarankan untuk memberi hukuman

Tidak disarankan untuk memberikan hukuman kepada kucing, karena hewan ini kurang memahami arti pemberian hukuman dengan baik. Dengan memberinya hukuman, justru akan membuat mereka lari terbirit-birit dan bersembunyi dari kita. Selain itu, pemberian hukuman bisa membuat kucing peliharaan kita menjadi stress.

Sangat tidak dianjurkan untuk meneriaki atau memukul kucing yang sedang membuat kesayangan. Tindakan Ini akan membuat kucing menjadi takut dan hilang kepercayaan terhadap anda. Saya menyarankan untuk memperlakukannya dengan baik dan memberinya hadiah ketika dia berperilaku baik sehingga kucing anda akan mengasosiasikan perilaku positif dengan imbal balik hadiah.

4. Gunakan clicker

Sama seperti anjing, anda bisa menggunakan clicker untuk melatih kucing anda. Clicker merupakan cara melatih hewan berbasis penghargaan. Setiap anda membunyikan klik, dilanjutkan dengan pemberian hadiah ke kucing. Cara melatih kucing dengan menggunakan clicker ini contohnya adalah ketika kita ingin mengajari kucing untuk duduk, maka ketika kita mengklik clicker segera setelah ia duduk maka berikanlah camilan untuk menghadiahi kucing anda. Dengan melakukan hal ini berulang – ulang akan membuat kucing anda mengaitkan suara klik dengan hadiah.

5. Perpendek waktu latihan

Untuk membuat sesi latihan anda efektif, buatlah rentang latihannya menjadi pendek karena kucing merupakan hewan yang cepat bosan. Sesi latihan untuk melatih kucing ini disarankan untuk tidak lebih dari 15 menit, agar efektif. Fokuslah pada satu perintah di setiap sesi latihan, ketika kucing anda sudah bisa menguasai perintah pertama barulah lanjut ke perintah berikutnya.

6. Ajarkan agar buang kotoran di litter box

Pelatihan yang sangat penting untuk dilakukan adalah mengajari kucing anda untuk bisa buang kotoran di litter box. Anda perlu menyediakan litter box sesuai dengan ukuran tubuh kucingmu dan isilah dengan pasir. Taruhlah litter box di tempat yang mudah dilihat dan dijangkaunya sehingga kucing anda gampang mencarinya.

Disarankan juga untuk menaruh litter box ketika kucing anda bangun tidur atau setelah makan, sehingga lama kelamaan ia akan mengerti bahwa litter box tersebut merupakan tempatnya untuk membuang kotoran. Anda juga perlu membersihkan litter box tersebut minimal setiap 3 hari sekali, sehingga kucing anda tidak merasa jijik untuk membuang kotoran disana.

7. Rajinlah mengelus untuk membuatnya merasa dekat

Kucing merupakan hewan yang suka dielus-elus, terutama di bagian dagu dan kepalanya. Dengan rutin mengelus kucing anda, maka anda bisa meningkatkan kedekatan emosional dengannya. Ketika kucing anda sudah mulai nyaman dengan anda, maka ia akan mengeluarkan suara “purrrrr” sambil memejamkan mata ketika dielus.

Akan tetapi anda juga perlu melihat mood dari kucing anda, kadang kala ia juga sedang tidak mood untuk dielus. Salah satu kucing anda sedang tidak ingin dielus adalah bagian telinganya sedang menyamping hingga sejajar dengan kepalanya. Selain itu, ketika ia merasa terganggu maka ia akan menggerak-gerakan ekornya secara agresif.

Itulah beberapa cara melatih kucing agar menjadi penurut yang bisa anda coba untuk hewan peliharaan anda di rumah.