Cara Menangani Patah Gigi Pada Anjing

Cara Menangani Patah Gigi Pada Anjing
patah gigi pada anjing

Anjing terlahir dengan gigi yang tajam, sehingga mereka tak sungkan untuk berkelahi atau menggigit benda keras. Namun terkadang tindakan tersebut membuat gigi anjing patah. Patah gigi pada anjing menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Sehingga diperlukan penanganan dan perawatan yang tepat.

Sebelum membawanya ke dokter hewan, kamu bisa melakukan pertolongan pertama pada anjing. Tindakan ini mampu menurunkan risiko infeksi atau sakit berlebihan. Berikut beberapa perawatan pertama yang bisa dilakukan di rumah ketika gigi anjing patah!

Perawatan Patah Gigi Pada Anjing

  1. Identifikasi Gigi Patah

Step pertama dalam menangani gigi anjing patah adalah dengan mengidentifikasinya. Perintahkan anjing untuk membuka mulutnya lebar-lebar. Barulah cari tahu bagian gigi mana yang terlihat tidak normal dan patah.

Agar proses identifikasi berhasil diperlukan langkah pemeriksaan secara rutin. Dengan ini kamu bisa menghafal urutan dan bentuk gigi dari anjing. Jadi ketika ada yang tidak normal, bisa dengan cepat terdeteksi.

  1. Perhatikan Gejala Infeksi

Gigi patah yang tidak ditangani dengan baik memiliki tingkat risiko terinfeksi cukup tinggi. Apalagi jika patahan terletak di bawah garis gusi. Sehingga bakteri bisa dengan cepat merusak jaringan gusi dan gigi.

Cari tahu apakah di sekitar mulut dan gigi terdapat tanda-tanda munculnya infeksi. Dengan tanda-tanda sepertiĀ  gusi berdarah, bau mulut tidak sedap, keluar lendir dari mulut, dan gusi bengkak.

Jika infeksi sudah parah biasanya mulut dan gusi akan bengkak. Pembengkakan ini bisa dilihat pada bagian pipi luar anjing. Rahang dan tubuh anjing pun akan memiliki suhu yang lebih tinggi.

Namun ada pula beberapa infeksi yang tidak menunjukan gejala apapun. Oleh karena itu, sebaiknya segera periksakan anjingmu ke dokter jika giginya patah.

  1. Penanganan yang Terlambat

Karena kesibukan harian, terkadang pemilik tidak memperhatikan kondisi anjingnya. Alhasil infeksi gigi patah akan semakin parah. Sehingga anjing akan menunjukan gejala kesakitan seperti depresi, stres, nafsu makan menurun, dan keluar air liur berlebih dari mulut.

Jika dibiarkan infeksi akan memicu masalah kesehatan yang lain. Diperparah dengan hilangnya kemampuan anjing untuk makan dan minum. Sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi rendah.

  1. Konsultasi ke Dokter Gigi

Setelah dipastikan gigi benar-benar patah, segera bawa anjing ke dokter hewan. Di sana dokter akan melakukan pemeriksaan dan perawatan mendalam. Sehingga bisa mengerti langkah penanganan apa yang paling tepat.

Biasanya dokter akan memberikan beberapa opsi seperti menambal, lorong akar,dan ekstraksi gigi. Konsultasikan dengan dokter mana langkah terbaik untuk memperbaiki gigi anjing.

  1. Perawatan Setelah Pemeriksaan

Tak berhenti sampai ke pemeriksaan dokter, butuh pula perawatan pasca konsultasi dokter. Perawatan yang dilakukan pun harus disesuaikan dengan jenis penanganan yang dipilih. Ikuti petunjuk dan arahan dari dokter dalam pemberian obat dan vitamin.

Dari ketiga pilihan tindakan yang disarankan, opsi lorong akar memiliki waktu penyembuhan yang lebih cepat. Bahkan anjing sudah bisa makan dan minum pada hari yang sama setelah tindakan.

Sedangkan tindakan yang membutuhkan waktu pemulihan paling lama adalah cabut gigi. Oleh sebab itu, biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotik dan anti nyeri. Berikan secara teratur agar rasa sakit dan nyeri segera sembuh.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai cara menangani patah gigi pada anjing. Untuk mencegah adanya infeksi, lakukanlah identifikasi awal sehingga diketahui letak gigi yang patah. Setelah itu, baru bawa ke dokter hewan untuk berkonsultasi tindakan yang paling tepat.