Jenis Kucing Liar yang Imut Tetapi Buas

Jenis Kucing Liar yang Imut Tetapi Buas

Kucing awalnya merupakan hewan liar yang menjadi pemburu di alam bebas. Karena tampangnya yang imut, manusia mencoba mendomestifikasinya sehingga memiliki sifat lebih jinak dan bisa dijadikan hewan peliharaan. Walau begitu, masih banyak juga jenis kucing liar yang memiliki sifat buas sehingga sulit untuk didekati.

Dari segi fisik, sebenarnya banyak kucing liar memiliki wajah yang imut dengan ukuran tubuh kecil hingga sedang. Akan tetapi dibalik penampilan imutnya tersebut, jenis kucing ini memiliki naluri berburu yang kuat. Kucing liar tidak mau didekati apalagi disentuh oleh manusia, mereka akan bergerak dengan lincah untuk memburu hewan kecil di alam bebas.

Jenis Kucing liar di Seluruh Dunia

Jenis kucing liar ada banyak sekali macamnya, bagi yang penasaran mari kita bahas mengenai hal tersebut pada artikel ini.

1. Kucing Pasir

Kucing pasir atau dalam nama latin disebut Felis margarita merupakan salah satu jenis kucing liar yang memiliki tubuh terkecil. Ciri khas dari hewan ini bisa dilihat dari bentuk kepalanya yang tampak melebar ke samping. Hewan ini banyak ditemukan di daerah gurun, seperti di Afrika, Maroko, Nigeria dan Algeria.

Kucing pasir memang memiliki wajah yang imut, tidak kalah jika dibandingkan dengan ras populer seperti persia. Akan tetapi jangan salah, hewan ini merupakan salah satu pemburu yang sangat handal. Ia biasanya memburu serangga, burung, kelinci, reptil dan berbagai hewan kecil lainnya. Seringkali mereka juga akan memburu ular, untuk dijadikan makanannya.

Hewan ini juga dikenal suka menyendiri dan aktif tidak hanya di malam hari. Di bagian bawah kakinya terdapat bantalan kaki yang membuatnya bisa bergerak tanpa mengeluarkan suara. Sayangnya, saat ini populasi kucing pasir sudah sangat sedikit sehingga termasuk ke dalam hewan yang terancam punah.

2. Canadian lynx

Canadian Lynx menjadi salah satu kucing liar yang paling banyak penggemarnya. Ia memiliki tubuh yang besar, kaki panjang dan berotot serta telinga yang runcing. Selain itu hewan ini juga memiliki bulu yang sangat lebat karena memang tinggalnya di daerah beriklim dingin. Bulu yang lebat ini akan memberikan kehangatan dan melindungi tubuhnya dari cuaca yang ekstrim.

Canadian lynx termasuk kucing yang suka menyendiri serta pemalu, sehingga cukup sulit ditemukan manusia. Biasanya ia hanya keluar dari persembunyiannya ketika lingkungan di sekitarnya mulai sepi. Walau begitu, jangan remehkan kemampuan berburu hewan ini karena ia bisa memangsa hewan yang memiliki ukuran tubuh jauh lebih besar, misalnya karibu.

3. Caracal

Caracal merupakan jenis kucing liar yang memiliki tampilan unik dibandingkan ras lainnya. Ciri khas dari kucing ini bisa dilihat dari bulu tubuhnya yang berwarna oranye serta telinganya yang meruncing. Di atas telinganya terdapat bulu berwarna hitam yang mencuat ke atas. Tampilan caracal memang tidak terlalu imut seperti kucing ras yang biasa dipelihara manusia.

Hewan ini banyak ditemukan di daerah Afrika, Timur Tengah dan Asia Tengah, dimana ia hidup di sekitar safana. Ia merupakan hewan yang sangat tangguh dan dapat melompat hingga ketinggian 2 meter. Caracal juga merupakan pemburu yang handal, karena bisa bergerak dengan sangat lincah untuk menangkap mangsanya.

4. Pallas’s cat

Hewan ini dikenal juga dengan nama manul yang memiliki tampilan sangat imut karena bulunya yang lebat dan panjang. Bahkan kelebatan dan panjang bulunya, tidak kalah lho dibandingkan ras yang telah lama didomestikasi seperti persia dan anggora. Pallas’s cat dapat ditemukan di sekitar Asia Tengah, di daerah yang memiliki banyak pasir.

Kucing ini memiliki mata yang membulat, ini agak berbeda dengan mayoritas kucing yang biasanya memiliki mata berbentuk lonjong dan tajam. Sayangnya Pallas’s cat tergolong hewan yang sangat langka, sehingga sangat sulit untuk ditemukan. Hewan ini juga sebaiknya jangan diganggu di alam liarnya, agar populasinya bisa berkembang dan lolos dari ancaman kepunahan.

5. Black footed cat

Kucing yang bernama latin Felis nigripes ini memiliki tampang yang sangat imut sekali. Tubuhnya juga kecil dengan wajah yang membulat dan kaki pendek sehingga memberikan kesan sebagai hewan yang jinak. Akan tetapi dibalik tampangnya yang seperti anak manis ini, Black footed cat sangat ganas dan bahkan dinobatkan sebagai salah satu kucing paling berbahaya.

Hal itu dikarenakan si kucing kecil ini bisa membunuh 10 hingga 14 hewan kecil untuk dimangsanya dalam semalam. Gerakannya yang sangat lincah membuat hewan ini bisa memburu tikus, burung dan reptil dengan mudah. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh PBS Nature, tingkat keberhasilan Black Footed Cat dalam memburu mangsanya mencapai 60 persen. Angka ini bahkan tiga kali lipat lebih baik dibandingkan tingkat keberhasilan berburu yang dimiliki singa.

6. Andean mountain cat

Kucing yang banyak ditemukan di daerah pegunungan ini juga memiliki tampang yang tak kalah imut dibandingkan kucing yang biasa dipelihara. Ia memiliki bulu berwarna abu-abu kecoklatan, yang sangat tebal walaupun ukurannya pendek. Tampilan bulunya tersebut, membuat hewan ini mampu berkamuflase dengan baik di daerah bebatuan. Ciri lain dari Andean mountain cat adalah ekornya yang sangat panjang dengan motif strip seperti zebra.

Kucing ini termasuk hewan yang terancam punah, diduga populasi andean hanya sekitar 2500 ekor saja. Terancam punahnya hewan ini diakibatkan karena banyaknya perburuan yang dilakukan oleh manusia untuk diambil bulunya. Maklum saja, hewan ini hidup di Benua Amerika yang memiliki musim dingin hingga bersuhu minus derajat celcius.

7. Geoffroy

Kucing liar ini memiliki tampilan bulu mirip seperti macan tutul, tetapi dengan raut wajah yang imut. Geoffroy hidup secara alami di sekitar Amerika Selatan, khususnya di daerah hutan hujan tropis disana. Hewan ini memiliki ukuran tubuh yang tak jauh berbeda dengan kucing domestik, dengan berat sekitar 2 hingga 5 kilogram.

Geoffroy merupakan hewan nokturnal yang sebagian besar aktivitasnya dilakukan di malam hari. Kucing ini tidak takut air dan bahkan sangat ahli dalam berenang. Maklum saja, ikan merupakan salah satu makanan yang disukai oleh Geoffroy dan ia biasanya akan menangkapnya di sungai. Sayangnya populasi Geoffroy juga sudah sangat berkurang akibat kerusakan pada habitat hutan tempat tinggalnya.

8. Kucing emas asia

Jenis kucing liar yang memiliki nama latin Pardofelis temminckii ini hidup di sekitar Asia Tenggara. Ia juga merupakan hewan yang sudah terancam akan kepunahan karena rusaknya habitat ia hidup. Kucing emas asia memiliki bulu yang cukup bervariasi dari yang berwarna merah, coklat, abu-abu hingga kehitaman.

Hewan ini memiliki panjang mencapai 1,5 meter, dari kepala hingga ekornya sehingga tergolong sangat besar. Berat hewan kucing emas asia bahkan bisa mencapai 16 kilogram, yang menjadikan berat tubuhnya dua atau tiga kali kucing biasa. Besarnya ukuran tubuh hewan ini membuatnya menjadi salah satu kucing terbesar di dunia, bersama dengan Siberian Cat.