Kenali Ciri-ciri dan Hal Penting Tentang Hernia pada Anjing

Kenali Ciri-ciri dan Hal Penting Tentang Hernia pada Anjing

Anjing ternyata dapat mengalami turun berok, yang dalam bahasa medis disebut hernia. Hernia pada anjing terlihat pada bagian pusar atau selangkangan anjing. Di sana terdapat tonjolan yang tak biasa dan pada anjing normal hal ini tidak ada.

Hernia dapat diberikan pemahaman sebagai bagian organ yang keluar dari rongga kantung organ. Terdapat cincin atau lubang keluar dari jaringan sehingga dari luar muncul seperti tonjolan atau benjolan. Untuk lebih jelasnya dapat kamu simak dalam artikel berikut ini.

Hal Penting yang Harus Kamu Ketahui Tentang Hernia pada Anjing dan Ciri-Cirinya

Jika kamu perhatian pada hewan peliharaan, tentu tahu jika ada sesuatu yang aneh. Gejala abnormal dengan adanya tonjolan dan hal lain yang harus kamu waspadai. Adapun gejala dan ciri-ciri anjing mengalami hernia dapat kamu lihat seperti di bawah ini.

  • Muncul benjolan tidak wajar atau abnormal pada daerah sekitar pusar atau selangkangan.
  • Benjolan atau tonjolan dapat didorong keluar, kemudian dapat keluar kembali.
  • Terdapat seperti cincin hernia, sebagai tempat keluar masuk tonjolan tersebut.
  • Kadang tidak sakit ketika jaringan organ dimasukkan ke dalam.

Sebenarnya gejala dan ciri-ciri hernia mudah sekali dilihat dengan kasat mata. Meraba bagian pusar atau selangkangan dan jika ditemukan tonjolan abnormal dapat diindikasikan sebagai hernia. Memang untuk kepastiannya harus melalui tenaga medis, dokter hewan.

Selain ciri-ciri yang muncul tersebut, kamu juga perlu memperhatikan hal lain terkait hernia pada hewan kesayanganmu. Dengan begitu lebih cepat bergerak ketika terjadi hal yang kurang diinginkan Hal penting tentang hernia adalah sebagai berikut:

Terjadi pada Anak Anjing Atau Anjing Dewasa

Penyebab hernia karena banyak faktor, misalnya karena dinding perut terlalu tipis sehingga lemak atau organ dapat keluar ke rongga perut. Penyebab lain adalah karena kelainan sejak lahir. Hernia biasanya terjadi pada anak anjing, tapi tak menutup kemungkinan terjadi pada anjing dewasa.

Pada anjing dewasa dapat pula terjadi karena berbagai sebab. Penyebabnya antara lain karena kecelakaan atau kehamilan. Perlu diketahui jika hamil dengan jumlah anak banyak dan ukuran anakan besar.

Konsultasi dan Periksa ke Dokter Hewan

Jika kamu melihat ada yang abnormal dengan adanya tonjolan ini, berkonsultasi ke dokter adalah langkah tepat. Dokter akan melakukan pengecekan lebih mendalam hernia pada anjing apakah masih aman atau perlu tindakan lain.

Setelah itu dilanjutkan dengan rontsen guna mengetahui organ yang masuk cincin hernia. Rontsen untuk memastikan bahwa benjolan benar-benar hernia bukan adanya tumor, kista atau yang lainnya.

Tindakan Operasi

Dari beberapa kasus yang terjadi hernia tetap aman tanpa ada peningkatan sakit pada anjing sehingga dibiarkan saja tidak apa-apa. Lama-lama akan hilang dengan sendirinya. Namun, beda lagi jika semakin bertambah usia hernia makin mengganggu karena tekanan organ lain.

Jika demikian adanya dokter akan melakukan tindakan operasi. Operasi dengan cara menutup cincin hernia sehingga tidak ada organ yang dapat keluar lagi.

Jenis Hernia

Hernia ada beberapa macam yaitu hernia umbilical, inguinal dan diafragmatika. Hernia umbilikal adalah hernia yang sering terjadi pada anjing dan terjadi pada daerah pusar.

Baca Juga : Cara Menjaga Sistem Imun Anjing Agar Tidak Mudah Sakit

Jenis ini telah terlihat saat anjing masih kecil, tapi makin lama membesar seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat usus terjepit, mengakibatkan anjing tidak nyaman sehingga kamu harus segera membawanya ke dokter.

Hernia pada anjing jangan dibiarkan membesar dan mengganggu aktivitasnya. Segera periksakan ke dokter agar diberi solusi terbaik dan anjing terbebas dari hernia.