Ketahui, Begini Tanda Kucing Marah yang Perlu Dipahami Pemiliknya

Ketahui, Begini Tanda Kucing Marah yang Perlu Dipahami Pemiliknya
tanda kucing marah

Ada beberapa tanda kucing marah baik kepada pemiliknya atau dengan kucing lain yang perlu kamu ketahui agar tidak menjadi sasaran kemarahannya. Pastikan setelah melihat tanda-tandanya, lakukan beberapa tindakan agar emosinya dapat mereda dan tidak sampai membahayakan dirinya sendiri karena dapat menyebabkan stres.

Tanda Kucing Marah yang Perlu Kamu Tahu

Bagi pecinta dan pemilik kucing, sangat disarankan untuk mengetahui tanda-tanda kucing sedang marah. Sebab biasanya ketika mereka merasa terganggu misalnya diajak bermain, bukan tidak mungkin akan memberikan respon penolakan salah satunya dengan mencakar. Guna menghindari hal tersebut, simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

  1. Memberi Pandangan Tajam

Ciri-ciri yang paling terlihat saat kucing marah adalah pandangannya berubah menjadi tajam dan cenderung menyeramkan. Fakta tersebut diperkuat dari penjelasan di yang terdapat dalam buku The One Minute Cat Manager ditulis oleh Kac Young.

Di dalamnya disebutkan bahwa kucing merupakan salah satu hewan yang sering menunjukkan perasaannya melalui mata.

Pada penjelasan lebih lanjut, disebutkan juga bahwa kucing akan cepat menunjukkan respon ketika kebiasaan hariannya terganggu misalnya saja jadwal pemberian makan terlambat atau lainnya. oleh sebab itu, usahakan jangan sampai mengusik ketenangannya supaya kucing tetap bersahabat dan menurut dengan pemiliknya.

  1. Badan Melengkuh dan Bulu Berdiri

Kamu dapat memperhatikan respon ini ketika kucing sedang berkelahi dengan kucing lainnya atau merasa terganggu. Ciri-cirinya yaitu tubuh panjangnya dibuat melengkuh, kemudian disusul dengan bulu yang berdiri terutama di bagian ekornya.

Perlu diketahui, mereka memberikan respon ini bukan tanpa alasan. Tujuan utamanya adalah agar badannya terlihat lebih besar sehingga lawannya menjadi ketakutan dan akhirnya kabur.

Jika menemukan kucing yang sedang melengkuhkan badan dan bulunya berdiri, sebaiknya jangan sampai membelainya. Ditakutkan mereka akan lepas kendali serta melakukan serangan misalnya dengan menggigit atau mencakar objek tujuannya.

Meskipun bertubuh kecil, namun luka yang ditimbulkan oleh cakaran dan gigitan kucing bisa berbahaya apalagi jika kebersihannya kurang terjaga. Salah satu alasannya adalah, bisa saja bagian kukunya atau cairan dari mulutnya mengandung penyakit menular baik dari parasit, jamur, maupun virus.

  1. Menolak Diajak Bermain

Pada dasarnya, kucing merupakan hewan yang suka dimanja dan bermain dengan pemiliknya. Namun ketika mereka tiba-tiba menolak, sebaiknya kamu waspada serta sesegera mungkin menjaga jarak sebelum diserang.

Menolak diajak bermain menjadi salah satu ciri bahwa kucing sedang marah bisa karena merasa terganggu atau tidak suka dengan suatu.

Sebelum mengambil kesimpulan, terlebih dahulu carilah penyebabnya apakah benar kucing sedang marah atau hanya merasa bosan dengan pemainnya. Sebab, kucing dikategorikan sebagai hewan yang mudah merasa bosan dengan mainan sama.

Cobalah mengganti mainannya, jika mereka memberikan respon baik, berarti mereka hanya ingin mainan yang dirasa lebih mengasyikkan dan tidak membosankan.

  1. Tidak Mahu Makan dan Enggan Keluar dari Persembunyiannya

Ternyata bukan hanya manusia, kucing juga sering menolak makanan kesukaannya serta enggan keluar dari tempat persembunyiannya sebagai tanda bahwa mereka sedang marah.

Baca Juga : Beberapa Tanda Kucing Sayang dengan Pemilik

Saat berada di kondisi ini, umumnya mereka sangat sulit untuk dibujuk. Jika begitu, sebaiknya jangan memaksanya terlalu keras apalagi sampai melakukan tindak kekerasan. Tunggu kira-kira sampai emosinya mereda agar kamu tidak sampai dicakar atau digigit.

Demikian penjelasan terkait dengan tanda kucing marah yang patut diwaspadai. Meskipun hal ini sangat alami, namun ada baiknya untuk melatih mereka mengontrol emosinya. Tujuan pentingnya adalah agar nantinya mereka tidak mudah terserang stres dan tubuhnya tetap bugar.