Ketahui Ciri-ciri Trauma pada Kucing Anabul Kesayangan

Ketahui Ciri-ciri Trauma pada Kucing Anabul Kesayangan

Trauma pada kucing merupakan salah satu bentuk perilaku kucing yang kurang sehat dan stress. Nah, buat kamu yang mempunyai peliharaan kucing sebaiknya jangan terlalu kasar memperlakukan kucing. Kucing tidak akan trauma jika ia mengalami kondisi yang sehat.

Inilah Bentuk Trauma Pada Kucing

Setiap hewan pasti memiliki sifat trauma. Pada dasarnya kucing yang memiliki trauma itu sedang di fase stress. Seringkali kucing mengalami kekerasan dan diperlakukan tidak baik oleh pemilik kucing.

Nah, untuk kamu yang belum tahu ciri-ciri trauma pada kucing silahkan dibaca informasi dibawah ini.

Nafsu makan berkurang

Salah satu ciri trauma pada kucing adalah berkurangnya nafsu makan. Hal itu disebabkan karena kucing tidak ingin makan dan minum. Sehingga ketika ia tidak makan, maka tubuh itu akan lemah dan membuat malas untuk aktivitas dalam sehari-hari.

Selain itu, hilangnya nafsu makan kucing itu bisa saja karena ada yang menyakiti dia, sehingga kucing itu menjadi malas untuk makan. Hal yang kamu lakukan, jika kucing kamu berkurang nafsu makan. Biarkan kucing itu sendiri dulu, agar sifat trauma itu hilang dengan sendirinya. Jangan sampai kamu memaksa kucing itu untuk makan, karena hal itu kesannya itu tidak baik.

Agresif

Jika kucing memiliki agresif maka itu pertanda bahwa dirinya lagi truma. Agresif itu bisa dilihat dari perlakuan kucing yang mengigit hewan lain. Sehingga membuat kondisi lingkungan itu tidak nyaman.

Sifat angresif yang dimiliki kucing itu membuat dampak negatif ke dirinya sendiri dan orang lain. Maka sifat itu sebisa mungkin harus di hindari untuk melindungi dirinya agar tidak stress. Maka kamu harus hati-hati jika kucing itu agresif, takut menyakiti diri kamu sendiri.

Diam

Saat kucing itu diam maka ia sedang mengalami trauma. Salah satu tanda kucing itu diam adalah dirinya sendirian di tempat yang sunyi. Ia merasa takut di dalam keramaian.

Selain itu, ia tidak ingin melakukan aktivitas dalam sehari-hari. Alasannya karena malas untuk aktif dalam lingkungannya. Kamu sebagai pemilik kucing harus lebih memberikan perhatian lebih ke kucing. Jangan biarkan hingga larut dalam trauma.

Perubahan bentuk tubuh kucing

Ketika kucing mengalami perubahan pada tubuhnya. Maka ia sedang lagi di fase sakit. Sakit itu bisa terjadi karena sifat trauma pada kucing yang sering terjadi. Cara mengatasi jika kucing mengalami perubahan bentuk adalah dengan mengajak kucing jalan-jalan, bermain dan sebagainya.

Selain itu, kamu sebagai pemilik kucing harus selalu memperhatikan bagaimana kucing itu makan dan minum. Jika bisa kamu sebagai pemilik kucing harus selalu menyediakan makanan dan minuman kepada kucing, agar kucing tidak kebingungan untuk makan.

Bersembunyi

Jika sudah trauma ia akan merasa ketakutan hebat. Salah satu yang pasti di lakukan adalah bersembunyi dan pergi menjauh. Kucing ini mencari tempat yang sulit di jangkau pemilik seperti di rong-rong kecil yang tidak bisa di masuki manusi dan tempat yang sulit untuk ditemui.

Baca Juga : Ketahui Macam Penyakit Dan Bahaya Kucing Makan Tikus

Salah satu hal yang dapat kamu lakukan sebagai pemilik kucing adalah membiarkan kucing itu sendiri, biarkan kucing itu merenung di tempatnya. Tujuannya agar kucing itu tenang dalam menjalani kehidupannya.

Dari informasi di atas, kamu dapat mengetahui ciri-ciri trauma pada kucing. Salah satu ciri adalah kurangnya nafsu makan. Jika kucing itu sudah kurang nafsu makan pasti ada penyebabnya yaitu karena trauma. Trauma tersebut terjadi karena merasa dirinya tersakit oleh orang lain. Oleh karena itu, kamu sebagai pemilik kucing harus selalu memperhatikan kondisi kucing itu bagaimana keadaannya.