Kucing Lynx Eurasia, Yuk Mengenal Fakta Uniknya Kucing Langka Ini

Kucing Lynx Eurasia, Yuk Mengenal Fakta Uniknya Kucing Langka Ini
Kucing Lynx

Kucing Lynx adalah kucing liar yang memiliki bentuk tubuh sedang dan dapat ditemukan di beberapa kawasan di dunia, bahkan di Asia. Ras ini terdisi dari 4 spesies, salah satu spesies serta yang paling besar ialah Lynx Eurasia. Spesies satu ini jadi salah satu dari predator terbesar di Eropa dan bersaing dengan harimau, serigala, hingga beruang coklat.

Tidak hanya dikenal sebagai predator yang ahli, kucing liar yang satu ini juga dikagumi banyak orang karena bulunya yang sangat fluffy. Bulu tebal tersebut yang membuat Lynx sanggup bertahan hidup pada musim dingin. Bahkan, bulunya disebut-sebut juga dapat berubah warna sambil mengikuti musim. Nah, berikut adalah beberapa fakta tentang Lynx.

Fakta Menarik Kucing Lynx Eurasia

  • Memiliki Nama Ilmiah Lynx-Lynx

Lynx Eurasia adalah salah satu dari 4 jenis dalam ras Lynx bersama lynx Kanada, Lynx Iberia, dan Bobcat. Kucing liar ini mempunyai nama latin Lynx Linx. Sesuai dengan namanya, yakni ‘Eurasia’, mereka dapat ditemukan di kawasan Asia dan Eropa, atau lebih tepatnya Asia Tengah. Mereka memiliki ukuran yang lebih besar daripada kucing peliharaan dan berciri khas jambul yang berwarna hitam pada bagian telinga.

  • Salah Satu dari Predator Terbesar Eropa

Lynx Eurasia adalah salah satu dari pemburu terbesar di Eropa selain serigala, harimau, macan tutul, dan beruang coklat. Lynx Eurasia dewasa mempunyai berat 18 hingga 36 kg serta panjang tubuh antara 70 hingga 130 cm. Kemudian tinggi bagunya sekitar antara 60 hingga 70 cm.

  • Warna Bulu Ikut Berubah Seiring Musim Berganti

Tak hanya bervariasi, warna bulu miliknya juga bisa berubah dengan mengikuti perubahan musim. Bulu ketika musim panas biasanya memiliki warna kecoklatan atau kemerahan dan lebih pendek.

Kemudian saat musim dingin, warna tersebut akan berubah menjadi abu-abu dan jadi lebih halus serta tebal. Lynx yang mempunyai pola bintik ataupun belang juga bakal mendapati warna dari pola tersebut hilang ketika musim dingin tiba.

  • Telapak Kaki Sangat Fluffy

Daripada 3 saudaranya, Lynx Eurasia ini mempunyai kaki yang lebih besar dan panjang. Telapak kakinya juga lebar serta ditumbuhi dengan bulu lebat. Bulu tersebut bisa membantu mereka berjalan diatas salju tanpa khawatir tenggelam.

Memiliki Pendengaran dan Penglihatan Tajam

Daripada mengejarnya, Lynx Eurasia suka menyergap mangsanya secara tiba-tiba. Tidak hanya itu, mereka juga mempunyai penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam. National Geographic mengatakan jika mereka dapat menemukan seekor kucing dengan jarak 250 kaki ataupun sekitar 75m jauhnya. Mereka dapat memprediksi lokasi mangsanya lewat pendengaran.

  • Suka Nangkring diatas Pohon

Lynx Eurasia pemanjak yang handal. Tidak jarang mereka suka nangkring diatas pohon untuk beristirahat, atau mengamati serta menyergap mangsanya. Mereka akan membawa mangsa tersebut ketas pohon agar tak direbut oleh hewan lainnya.

  • Sukar Terlihat

Sebut saja kamu beruntung jika sanggup melihat Lynx Eurasia pada habitat aslinya. Hewan yang satu ini tergolong jarang sekali ditemukan oleh manusia, hal itu dikarenakan secara insting mereka akan menghindari manusia serta lebih aktif ketika malam hari. Mereka bahkan tidak banyak bersosialisasi dengan Lynx Eurasia lainnya, kecuali ketika memasuki musim kawin.

Itulah beberapa fakta menarik tentang kucing Lynx Eurasia. Sungguh eksotis sekali kucing yang satu ini, meskipun menggemaskan dan fluffy, namun tatapannya bisa membuat banyak orang ketakutan.