Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Perlu Anda Ketahui

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Perlu Anda Ketahui

Kesabaran dan ketekunan menjadi hal yang perlu anda lakukan ketika merawat kucing, sehingga ia bisa tetap sehat dan bahagia. Selain itu, pengetahuan tentang bagaimana merawat kucing dengan benar juga perlu anda miliki sehingga anda tidak melakukan kesalahan. Salah satu hal yang masih jarang dilakukan adalah sterilisasi pada kucing padahal tindakan ini memberikan banyak manfaat bagi si kucing.

Manfaat Sterilisasi pada kucing

Sterilisasi merupakan sebuah tindakan pengangkatan testis pada kucing jantan atau ovarium dan rahim pada kucing betina. Tindakan ini memang terlihat sadis dan terkesan tidak berperikemanusiaan, tetapi dibalik itu semua tersimpan manfaat yang besar. Banyak dokter hewan yang menyarankan untuk melakukan sterilisasi pada kucing karena banyaknya manfaat yang bisa didapatkan.

Mungkin ada juga yang tidak ingin melakukan tindakan ini karena takut tentang hukumnya dalam agama. Akan tetapi anda tidak perlu khawatir tentang hal ini terkhusus sterilisasi pada hewan seperti kucing, para ulama memberikan keterangan. Salah satu pendapat tentang hukum sterilisasi kucing di antaranya oleh Al Imam Al-Allamah Burhanuddin Abi Al Ma’ali Mahmud bin Ahmad bin Abdul Aziz rahimahullah.

Beliau mengungkapkan bahwa “Dalam hal kebiri kucing, tidaklah mengapa jika ada manfaatnya atau dengan tujuan menghindari bahaya padanya” (Al-Muhith Al-Burhani:5/376).

Bagi anda yang masih ragu tentang hal ini, berikut adalah beberapa manfaat dari sterilisasi kucing yang bisa anda dapatkan:

  1. Mencegah kucing anda beranak yang tidak diinginkan oleh pemiliknya.
  2. Membuat agar kucing jantan tidak berkelahi dengan kucing jantan lainnya
  3. Membuat kucing anda terhindar dari penyakit PMS
  4. Mengontrol populasi kucing liar karena banyaknya angka kelahiran anak-anak kucing yang terjadi.
  5. Menghilangkan gejala birahi yang dapat mengganggu pemiliknya karena kucing akan menjadi berisik ketika sedang birahi.

Kucing yang telah dilakukan sterilisasi juga akan menjadi lebih sehat dan lincah, dikarenakan tubuhnya tidak akan memproduksi hormon reproduksi dan dialihkan untuk memproduksi hormon untuk tumbuh kembangnya.

Usai Sterilisasi Kucing

Setelah kucing disterilisasi, biasanya ia akan menjadi lebih mudah mengantuk dan kurang aktif. Hal ini wajar terjadi karena masih adanya pengaruh obat bius, yang akan semakin berkurang pada waktu yang berbeda antara masing-masing individu kucing.

Adapun yang perlu kamu perhatikan usai sterilisasi kucing, adalah berikut:

  1. Tempatkanlah kucing tersebut di dalam ruangan yang kecil tetapi nyaman
  2. Periksalah luka jahitan operasi secara rutin, setiap satu hingga 2 kali sehari
  3. Jaga luka operasi dan area sekelilingnya tetap bersih dan kering sehingga tidak terjadi infeksi
  4. Apabila luka terkena kotoran, anda perlu segera membersihkannya hydrogen peroxide secara perlahan

Hal paling penting untuk dilakukan usia kucing anda mengalami sterilisasi adalah asupannya sehari-hari. Anda tidak boleh sembarangan memberikan kucing anda makanan, apalagi makanan yang mengandung bahan sintetik. Selain perlu memilih makanan yang memiliki nutrisi yang cukup, anda juga perlu memberikannya makanan yang aman dikonsumsi. Perlu anda ketahui bahwa, makanan kucing dengan bahan sintetik juga bisa membahayakan sistem metabolisme hewan kesayangan anda.

Salah satu merek makanan kucing yang bisa membantu kucing anda tetap sehat, adalah Yummy. Makanan kucing ini mengandung nutrisi seimbang yang terdiri atas air, protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Hal itu dikarenakan makanan ini dibuat dari bahan baku pilihan yang kemudian diperkaya dengan vitamin dan mineral. Pemberian Yummy sangat baik dilakukan bagi kucing yang baru saja melakukan operasi agar bisa cepat sembuh dan bisa beraktivitas normal.