Masalah Kesehatan Kucing yang Paling Sering Terjadi

Masalah Kesehatan Kucing yang Paling Sering Terjadi

Semua pemilik kucing tentunya menginginkan hewan peliharaannya selalu sehat dan aktif. Namun, keinginan tersebut seringkali tidak terjadi dan kucing peliharaannya menunjukkan perubahan perilaku atau fisik yang merupakan tanda-tanda adanya masalah kesehatan. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang masalah kesehatan kucing yang paling sering terjadi.

Diabetes

Bukan hanya manusia yang bisa terkena diabetes, kucing juga seringkali terkena masalah kesehatan ini. Biasanya penyebab diabetes dikarenakan pemberian makanan yang terlalu banyak kalorinya. Hal ini mengakibatkan akan ada penumpukan gula di dalam darahnya, sehingga menyebabkan terjadinya diabetes. Tanda kucing yang terkena masalah kesehatan ini diantaranya gampang haus, nafsu makan meningkat hingga bolak-balik buang air kecil.

Hipertiroid

Apabila kucing anda makan dalam jumlah banyak tetapi berat badannya justru menurun dan jadi hiperaktif, bisa jadi ia terkena hipertiroid. Masalah kesehatan ini termasuk yang sering diderita oleh kucing. Untungnya masalah kesehatan ini bisa diatasi dengan pemberian obat secara teratur.

Penyakit Ginjal

Ketika kucing anda telah berumur lanjut, seringkali organ tubuhnya sudah tidak sebaik saat masih muda, termasuk organ ginjalnya. Apabila kucing anda terlihat lesu, mudah haus dan perubahan kebiasaan buang air, sebaiknya anda memeriksanya ke dokter hewan. Bisa saja terjadi masalah kesehatan pada bagian ginjalnya.

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit ini biasanya terjadi pada kucing jantan, terutama ras persia. Gejalanya adalah ia menjadi buang air kecil di luar litter box atau tampak kesakitan ketika akan buang air. Apabila kucing anda mengalami gejala tersebut, segeralah dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Demensia

Masalah kesehatan ini seringkali menyerang kucing yang sudah berusia lanjut.  Kucing yang menderita demensia akan sering menatap dinding rumah. Ia juga menjadi kesulitan mengingat letak tempat makanannya. Jika kucing peliharaan anda menunjukkan gejala demikian, konsultasikan dengan dokter hewan terdekat. Biasanya dokter akan memberikan opsi pengobatan atau rutinitas untuk mengurangi stres.

Gigi Berlubang

Kucing yang diberikan wet food secara rutin biasanya akan mengalami gigi berlubang. Apabila tidak segera diobati, giginya berisiko tanggal dan menyulitkannya ketika makan dan minum. Disarankan untuk memberikan Dry Food sebagai makanan pokok dan wet food sebagai selingan. Selain itu, periksakan gigi kucing anda secara teratur dan jangan lupa menyikatinya minimal seminggu sekali.

Muntah

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab kucing muntah, mulai dari konsumsi makanan beracun atau sulit dicerna, infeksi hingga penyakit saluran kemih. Anda tidak boleh menganggap muntahnya kucing dengan remeh,apalagi jika kucing muntah secara terus menerus. Muntah bisa menjadi pemicu dehidrasi dan ini juga menjadi salah satu gejala penyakit serius.

Diare

Diare menjadi masalah kesehatan yang hampir terjadi ke semua kucing yang ada. Penyebabnya bisa karena alergi, infeksi parasit, makanan dan lain sebagainya. Menemukan penyebab diare menjadi hal utama untuk diketahui agar bisa dengan segera mengobati masalah ini.

Cacing Pita

Cacing pita bisa hidup di usus kecil kucing dengan gejala muntah, penurunan berat badan hingga tampak cacing di kotoran bahkan kasur tidurnya. Ada beberapa pilihan obat yang bisa dipilih seperti injeksi, oral atau topikal untuk mengatasinya.

Gangguan Mata

Penyebab terjadinya gangguan kesehatan mata kucing sangat bervariasi, seperti katarak, virus, konjungtivitis hingga penyakit retina. Biasanya kucing akan mengalami beberapa gejala seperti mata berair, keruh, kotoran di sudut mata, hingga sering menggaruk-garuk mata.

Jerawat

Ternyata bukan manusia saja yang bermasalah dengan jerawat, hewan berbulu ini pun mengalami hal serupa. Jerawat bisa memicu terjadinya infeksi bakteri, sehingga disarankan untuk mengkonsultasikannya pada dokter hewan.

Anxiety

Kucing memang seringkali akan mengendusi orang-orang yang ada di sekitarnya. Akan tetapi, apabila ia terlihat mondar-mandir tanpa tujuan yang jelas, mengeong berlebihan, hingga mengunyah kain. Kemungkinan besar kucingmu sedang mengalami Anxiety atau kecemasan berlebihan. Untuk mengobati masalah ini, anda bisa menempatkannya di ruang yang sepi dari keramaian dan ajaklah ia bermain atau menawarkan kudapan favoritnya.