Memilih Pasir Kucing, Kalian Harus Mengerti Kualitas dan Bahannya

Memilih Pasir Kucing, Kalian Harus Mengerti Kualitas dan Bahannya
memilih pasir kucing

Sebagai orang yang suka memelihara kucing, pastinya kalian sudah paham fungsi pasir untuk kehidupan mereka sehari-hari. Saat kalian memperhatikan beberapa hal aneh di dekat wadah pasir kucing, mungkin ini adalah waktunya memperbarui wadah pasir kucing. Memilih pasir kucing tak sulit, dan ini akan bermanfaat demi membantu meringankan stres serta mencegah kucing kalian buang kotoran sembarangan.

Kucing bisa mempunyai penilian sendiri tentang pasir yang dipakai, maka jangan takut bereksperimen dengan beberapa macam serta tekstur guna menemukan pasir yang cocok buat kucing. Karena adanya pasir tersebut, kalian sebagai cat lovers akan semakin gampang membersihkan kotorannya dan terhindar daru bau karena kotoran tersebut.

Tips Memilih Pasir Kucing Dengan Kualitas Yang Bagus

Meski tiap kucing berbeda-beda, sebetulna mereka cenderung mempunyai preferensi ‘universal’ tertentu pada pasir yang mereka sukai untuk membuang kotoran. Berikut ada 2 hal pasir yang secara umum disukai oleh kucing.

Molekul Serasah yang Lebih Kecil

Kebanyakan kucing cenderung menggemari serasah bermolekul halus, ketimbang jenis kristal dan pelet. Hal tersebut memang masuk akal, karena kucing awalnya merupakan hewan gurun yang sering menyembunyikan  kotorannya di pasir.

Terlebih molekul lebih halus bakal terasa lebih nyaman pada kaki mereka. Kalian sendiri pastinya senang berjalan tanpa memakai alas kaki diatas pasir halus ketimbang diatas kerikil, bukan? Demikian juga dengan kucing.

Jangan Pilih Pasir Wangi

Mayoritas kucing cenderung lebih menggemari pasir yang tidak memiliki wangi ketimbang pasir beraroma. Karena, indra penciuman dan hidung kucing lebih kuat ketimbang hidung manusia. Maka, untuk bermain safety, kamu perlu menahan hasrat untuk membeli pasir wangi, entah itu pasir beraroma bunga ataupun jenis yang lain. Kemungkinan besar kucing lebih meminati molekul halu yang tak diberi bahan pewangi.

Pasir yang Kunjung Mengeras dan Menggumpal

Jenis pasir satu ini bakal membantu meminimalkan kekhawatiran dan memudahkan kalian menyendok pasir tersebut. Selain itu juga, pasir yang cepat mengeras akan meminimalkan potensi gumpalan kotoran bsah karena urine yang bakal menempel di ekor atau kaku kucing.

Penyerap Bau

Tak ada yang senang dengan kotoran atau urine kucing. Arang aktif atau soda kue bisa kalian tambahkan di dekat kotoran maupun langsung pada kotoran kucing tersebut. Hal ini bisa membantu kalian mencegah amonia serta bau kotoran pada wadah pasir.

Mengandung Sedikit Debu

Ini tak hanya penting demi menjaga barang-barang elektronik, lantai, dan furnitur terbebas oleh lapisan debu kotoran, namun juga penting sekali demi menjaga organ dalam kucing, terutama paru-paru. Terlebih lagi bila salah satu dari anggota keluargamu ada yang mempunyai penyakit asma, maka hal ini akan disarankan memilih pasir kucing yang mempunyai sedikit debut.

Bahan yang Biasanya Terkandung di Pasir Kucing

Tanah liat

Banyak sekali merk serasah tanah mengandalkan beberapa bahan seperti ekstrak tumbuhan dan karbon guna menyerap bau.

Zeolit

Jenis pasir yang terbuat dari batuan besar yang tak menggumpal, biasanya berwarna abu-abu kehijauan.

Jagung

Jagung juga ada pada formula alami dan ditambahkan sebagai pewangi.

Sabut Kelapa

Pasir ini bisa didaur ulang  untuk dijadikan kompos tanaman.

Kayu

Jenis ini muncul dengan bentuk pelet serta produk sampingan kayu pinus alami.

Itulah tips memilih pasir untuk kucing. Kalian harus tahu pasir mana yang cocok untuk kucing supaya tidak menimbulkan bau yang mencolok, dan tidak menempel di kaki atau ekor kucing.