Penyebab Infeksi Telinga Pada Kucing

Penyebab Infeksi Telinga Pada Kucing

Infeksi telinga merupakan salah satu penyakit yang sering menimpa kucing. Seperti halnya pada manusia, kucing yang terserang infeksi pada telinganya akan mengalami ketidaknyamanan. Infeksi telinga pada kucing tidak bisa diremehkan, karena bisa menjadi penyebab munculnya masalah kesehatan lain yang lebih signifikan. Misalnya saja, jika tidak ditangani dengan segera maka bisa mengganggu indera pendengaran hewan berbulu tersebut.

Penyebab Infeksi Telinga Pada Kucing

Menurut ahli biologi alumni UGM, Adi Nugroho, pada umumnya penyebab infeksi telinga pada kucing adalah adanya parasit yang menyebabkan luka sehingga munculnya peradangan di saluran telinga bagian luar. Selain karena ektoparasit, infeksi juga bisa disebabkan karena alergi, masuknya benda asing ke telinga, penumpukan kotoran atau bulu atau serangan bakteri patogen.

Ektoparasit yang paling banyak menjadi penyebab infeksi telinga pada kucing adalah tungau. Oleh sebab itu, hal pertama yang diperiksa oleh dokter hewan ketika seekor kucing terkena infeksi telinga. Tungau yang menginfeksi ini akan mengeluarkan cairan berwarna cokelat tua hingga kehitaman di bagian telinganya, sehingga ketika mengering terlihat seperti bubuk kopi. Kehadiran kotoran tersebut, menjadi salah satu indikasi bahwa di bagian telinga kucing terdapat tungau yang menginfeksinya.

Gejala Infeksi Telinga

Terlepas dari penyebab infeksi telinga, gejala lain yang dialami biasanya tidaklah jauh berbeda. Kucing yang bagian telinganya terinfeksi akan menggeleng-gelengkan kepalanya dan berusaha menggaruk bagian telinga sehingga bulu di sekitarnya akan rontok.

Selain itu, terdapat kotoran di bagian dalam telinga dan bahkan ketika infeksi telah parah maka kotoran bisa terlihat di bagian luar telinga. Telinga kucing yang terinfeksi biasanya juga akan mengeluarkan bau tak sedap atau tampak memerah dan meradang.

Kucing yang terinfeksi bagian telinganya juga akan menjadi mudah marah. Ia juga biasanya akan bertingkah aneh seperti bersembunyi dalam waktu yang lama. Ketika anda menemukan gejala di atas pada kucing peliharaan anda, patut diduga bahwa kucing anda sedang mengalami masalah pada bagian telinganya.

Diagnosis

Dokter hewan yang mencurigai kucing yang terinfeksi di pada bagian telinganya biasanya tidak hanya akan telinga saja tetapi keseluruhan tubuh. Hal itu dikarenakan beberapa penyebab infeksi telinga pada kucing menjadi salah satu tanda adanya masalah kesehatan sistemik pada hewan tersebut.

Selain dilakukan pemeriksaan fisik secara keseluruhan, dokter hewan juga akan mendiagnosis berdasarkan pemeriksaan telinga kucing dengan otoskopi. Dengan memeriksa menggunakan otoskopi dokter hewan dapat memeriksa bagian dalam saluran telinga untuk mengetahui tanda-tanda penyebab infeksi telinga, seperti keluarnya cairan, polip, benda asing, peradangan dan lain sebagainya.

Otoskopi juga membuat dokter hewan bisa memvisualisasikan selaput yang menutupi gendang telinga kucing tersebut. Akan tetapi, apabila di dalam saluran telinganya terdapat cairan atau kotoran, diperlukan membersihkan saluran tersebut terlebih dahulu untuk bisa melihat selaput yang menutupi gendang telinga tersebut.

Pengobatan dan Pencegahan

Pengobatan pada kucing yang terinfeksi di bagian telinganya, sangat tergantung dengan tingkat keparahannya. Pemberian obat penenang dan antibiotik dianggap menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk menyembuhkan infeksi. Pemberian obat penenang akan membuat rasa sakit yang dialami kucing menjadi lebih berkurang.

Pencegahan infeksi telinga memang sulit untuk dilakukan, akan tetapi anda bisa membersihkan telinga kucing anda secara teratur untuk meminimalisir resikonya. Selain itu, anda perlu memeriksa bagian telinga kucing peliharaan secara teratur untuk deteksi dini.

Ketika anda menemukan gejala awal adanya infeksi ringan pada telinga kucing anda, maka pengobatannya akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Sedangkan bila infeksi telinga terlambat terdeteksi dan sudah cukup parah, maka pengobatannya bisa berlangsung dalam waktu lama.