Penyebab Kucing Menggaruk Bulu Hingga Rontok

Penyebab Kucing Menggaruk Bulu Hingga Rontok

Masalah kerontokan bulu menjadi suatu hal yang umum terjadi pada kucing dan sering membuat pemiliknya pusing. Salah satu penyebab bulu kucing rontok adalah kucing menggaruk bulu tersebut secara terus menerus. Hal ini menjadi suatu tanda bahwa kucing mengalami gatal, sehingga ia akan menggaruk secara berlebihan.

Penyebab Kucing Menggaruk Bulu Hingga Rontok

Anda tidak boleh meremehkan ketika kucing anda menggaruk bulunya hingga rontok karena bisa menyebabkan hewan berbulu ini terluka. Ada beberapa penyebab kucing menggaruk bulu hingga rontok, diantaranya yaitu :

1. Kutu

Kutu merupakan salah satu ektoparasit yang menjadi penyebab bulu kucing rontok. Kucing yang terinfeksi oleh kutu seringkali mengalami hipersensitivitas atau dermatitis. Efeknya adalah si kucing akan mengalami rasa gatal yang parah dan berkepanjangan sehingga ia akan menggaruk badannya secara terus menerus.

Akibat garukan yang dilakukannya, tidak hanya bulu kucing yang rontok tetapi bisa juga menyebabkan terjadinya luka pada kulit sehingga menyebabkan infeksi bakteri. Tanda-tanda kucing yang mengalami infeksi kutu adalah adanya kerontokan bulu di sekitar leher, kaki dan pangkal ekor serta adanya luka kecil yang berkerak.

Oleh karena itu, ketika anda melihat kucing anda menunjukkan gejala terserang kutu maka sebaiknya anda mengobatinya. Kucing yang berada di dalam ataupun di luar ruangan bisa saja terserang oleh kutu sehingga pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini menjadi hal penting untuk dilakukan. Anda juga bisa memandikan kucing peliharaan anda dengan shampo anti kutu, sehingga kutu yang menyerang bisa segera mati.

2. Jamur

Selain kutu, infeksi jamur juga bisa menjadi penyebab kucing menggaruk bulu yang dimilikinya hingga rontok. Serangan jamur ini juga akan mengakibatkan kulit kucing gatal sehingga ia akan mencoba menggaruk bagian tersebut. Ketika rasa gatal tak juga kunjung hilang, si kucing akan terus menggaruknya hingga bisa menyebabkan luka. Untuk mencegah serangan jamur ini, anda bisa memandikan kucing anda secara rutin minimal setiap 2 minggu sekali. Menjemurnya di pagi hari setiap hari juga secara efektif membunuh jamur yang menempel di sekitar tubuh kucing anda.

3. Sakit

Ketika kucing anda mengalami kerontokan bulu di sekitar perut bagian bawah, bagian dalam kaki belakang, atau di sekitar alat kelamin bisa disebabkan oleh penyakit yang dideritanya seperti penyakit salurah kemih. Ketika kucing mengalami sakit di bagian saluran kemihnya, ia akan berusaha menjilati dan menggaruk ketika titik tersebut sehingga akan mengalami kerontokan. Untuk melihat apakah kucing anda mengalami kerontokan bulu akibat penyakit ini cukup sulit, sehingga anda perlu membawanya ke dokter hewan.

4. Alergi

Ketika kucing mengalami alergi, maka ia akan merasakan gatal sehingga akan menggaruk bulunya secara terus menerus hingga mengalami kerontokan. Ada banyak penyebab kucing alergi, seperti makanan, lingkungan, dan kutu. Hal pertama yang perlu anda lakukan untuk mengobati kucing anda yang terkena alergi adalah menemukan sumber alergi dan menghilangkannya.

Anda perlu melihat, apa saja yang baru masuk ke rumah anda sehingga bisa menjadi salah satu penyebab kucing anda alergi. Misalnya saja anda baru mengganti makanan anda, sehingga bisa saja makanan tersebut ternyata menjadi penyebabnya. Dalam hal alergi makanan ini, biasanya kucing mengalami alergi karena protein di dalamnya dan bukan sumber nutrisi lain.

5. Stres dan kecemasan

Kucing termasuk salah satu makhluk yang sangat bersih, mereka menghabiskan antara 30 hingga 50 persen waktunya untuk merawat dirinya. Akan tetapi, ketika kucing mengalami stress dan kecemasan yang berlebihan maka ia seringkali merawat dirinya hingga terlalu berlebihan. Akibatnya adalah akan terjadi kerontokan bulu atau luka di kulitnya. Jika kejadiannya demikian maka mengalihkan perhatian kucing dengan mengajaknya bermain secara rutin bisa menjadi solusi jitu mengatasi hal ini.