Perawatan Kucing Setelah Steril, Agar Anabul Tidak Trauma Dan Stress

Perawatan Kucing Setelah Steril, Agar Anabul Tidak Trauma Dan Stress
perawatan kucing setelah steril

Satu hal yang jelas dari fungsi kucing yang disteril ialah mengurangi jumlah kelahiran kucing baru, nantinya kucing justru terlantar. Selain itu juga, kucing steril mempunyai harapan hidup lebih tinggi daripada yang belum disteril, serta mereka tak lagi pipis di sembarang tempat. Setelah kucing kamu disteril, pastinya membutuhkan perawatan ekstra. Berikut adalah cara perawatan kucing setelah steril.

Kucing setelah disteril, dianjurkan jika kamu berada di sampingnya. Dengan demikian, ia tak merasa ketakukan. Selain kedatanganmu, berikut ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan supaya kucing peliharaanmu nyaman dan ikut membantu proses penyembuhan bekas luka pada operasi.

Cara Perawatan Kucing Setelah Steril

  • Konsultaasi Bersama Dokter Hewan

Ketika berada di klinik, penting sekali untuk kamu memotret dan melihat bekas luka akibat operasi di perutnya. Tujuannya ialah membantu  memantau proses penyembuhan di luka tersebut. Kamu dapat belajar memang ataupun melepas kerah corong pada leher kucing. Kerah ini harus digunakan selama penyembuhan agar tak menjilat bekas luka proses operasi.

  • Harus Banyak Istirahat

Kamu harus memastikan bahwa kucing peliharaanmu banyak beristirahat. Tentu saja tujuannya adaalah supaya luka jahitan tak terbuka, keluar darah, terinfeksi, serta pastinya agar segera sembuh. Kamu harus menyediakan tempat tidur yang aman dan nyaman, dengan kondisi tersebut maka kucingmu bakal beristirahat lebih banyak.

  • Penuhi Keperluan Dasar di Kucing

Kamu harus mengatur cahaya di ruangan itu supaya tak terlalu gelap atau terang, caranya ialah dengan memastikan jendela di kamar tertutup dengan gorden yang tipis supaya cahaya bisa masuk namun tak terlalu menyengat.

Sementara itu untuk makanan, kamu disarankan memberi pakan dan minum 2 hingga 4 jam setelah dia tiba di rumah. Sebagai awal, kamu bisa memberi pakan seperempat dari porsi biasanya.

  • Jangan Dimandikan Lebih Dulu

Jangan mandikan kucingmu setelah disteril, pasalnya memandikan kucing sebelum 10 hari pasca operasi dapat membuat luka di bekas jahitan kembali terbuka dan memperlambat proses pengeringan luka tersebut.

Tapi, jika kondisinya mengharuskan untuk dimandikan, kamu dapat membersihkan badannya dengan shampoo kusing tanpa menggunakan air atau dikenal dengan nama dry shampoo yang tidak perlu dibilas dan tanpa mendekati luka operasi.

Pantau Kondisinya, Selalu Beri Perhatian Si Anabul

Untuk pemantauan intensif, kamu dapat melakukannya selama 24 hingga 72 jam setelah di operasi. Selama itu juga, kamu harus memantau apakah bekas luka jahitan itu mengalami pembengkakan, pendarahan, atau berwarna kemerahan yang cenderung normal.

Sedikit memar ataupun ada rembesan darah sedikit dari bekas luka jahitan, dalam kurun 24 jam pasca operasi itu adalah hal normal. Selama bekas jahitan tersebut terlihat tertutup secara rapi dan bersih, kamu tak perlu merasa cemas lagi. Namun jika rembesan darah ataupun cairan lainnya masih keluar setelah 1 hari, atau juga luka jahitan membengkak, warnanya menjadi merah serta diiringi bau tidak sedap, kamu harus segera membawanya menuju dokter hewan agar segera ditangani.

Setelah 72 jam dan kucingmu terlihat bugar secara bertahap, dia bisa bermain keluar kandang. Namun kamu harus selalu memantau kegiatannya, jangan biarkan ia langsung melakukan kegiatan fisik berat, seperti melompat dari ketinggian atau bergumul.

Nah, itulah tips perawatan kucing setelah steril. Merawat kucing pasca disteril sebenarnya tak terlalu sulit, asalkan kamu mengikuti anjuran dari dokter dan selalu berkonsultasi dengannya setelah operasi. Semoga ulasan diatas bisa menambah wawasan kamu semua khususnya cat lovers!