Perawatan yang Dilakukan Setelah Kucing Melahirkan

Perawatan yang Dilakukan Setelah Kucing Melahirkan
setelah kucing melahirkan

Sejak kucing peliharaanmu hamil, kamu perlu mengurus dan merawatnya dengan baik hingga dia melahirkan. Akan tetapi, perawatan kucing selepas melahirkan juga tak kalah penting. Di bawah ini adalah beberapa perawatan yang dilakukan setelah kucing melahirkan.

Sama halnya dengan manusia, induk kucing yang baru melahirkan juga membutuhkan waktu agar pulih kembali. Disaat yang bersamaan, dia juga perlu memberikan kehangatan serta menyusui anak-anaknya yang baru saja lahir. Oleh sebab itu, dengan memberi perawatan yang diperlukan kucing selepas melahirkan, kamu dapat mendukung kesehatan kucing kesayanganmu sekaligus anak-anaknya.

Perawatan yang Dilakukan Setelah Kucing Melahirkan

  • Tinggalkan Induk Kucing Sendirian

Baiknya biarkanlah induk kucing sendiri dengan anaknya dengan cukup lama. Induk harus merawat semua anaknya diawal kelahiran, oleh karena itu kamu tak perlu melakukan hal lain selain memberikan makanan induk kucing serta memastikan baik induk dan anaknya terlihat sehat.

Meski dianjurkan untuk memberikan tempat sendiri untuk induk dengan anaknya, kamu juga harus memastikan jika induk tersebut bersedia menyusui anaknya dalam 1 atau 2 jam pasca persalinan.

Jika dia tak menyusui ataupun tak mengizinkan anaknya untuk menyusu, mungkin kamu harus turun tangan untuk memberikan pakan pengganti susu kepada anak kucing. Kamu dapat menghubungi dokter hewan jika masalah seperti ini muncul, pasalnya kesehatan anak kucing dapat menurun secara cepat kalau tak segera disusui serta dokter hewan dapat memantau kondisi mereka.

  • Siapkan Tempat yang Kering dan Hangat

Jika kamu belum sempat menyiapkan kotak agar bisa induk bersarang sebelum melahirkan, pastikan bahwa kamu menyiapkan lokasi yang kering dan hangat kepada induk beserta anaknya selepas persalinan supaya merasa aman dan nyaman.

Buatlah kotak sedikit lebih tinggi, sehingga anaknya tak dapat keluar dengan cara memanjat, namun induknya bisa. Letakkan pada lokasi yang tak berangin. Kotaknya harus lebih besar dan induk dapat bergerak serta berbaring menjauh dari anaknya. Namun jangan sampai terlalu besar supaya anak kucing dapat dengan mudah mendekati si induk.

Sebab anak kucing tak dapat mengatur suhu tubuh sendiri hingga berumur tiga minggu. Kamu bisa membuat kotak sarangnya lebih hangat serta senyaman mungkin. Induk kucing memang dapat menghangatkan anaknya, tapi jika dia pergi untuk buang kotoran atau makan, maka anak kucing dapat kedinginan.

Pakai bantalan pemanas dan dilapisi menggunakan handuk ataupun selimut agar bisa menghangatkan kotak tersebut. Pastikan juga selimut dan handuk tak compang-camping. Pasalnya anak kucing dapat terlilit pada tali. Jika selimut atau handuk basah, gantikan dengan kain kering.

  • Tingkatkan Nutrisi Induk Kucing

Induk kucing yang masih menyusui memerlukan kalori dan nutrisi ekstra, jadi berikan kesayanganmu pakan formula dengan kualitas tinggi. Berikanlah makanan kering dan basah kepada induk kucing serta perbanyak porsinya supaya dia makan kapan pun dia lapar. Sediakan juga air bersih.

  • Hubungi Dokter Hewan

Jika kamu mempunyai kecemasan mengenai kesehatan kucing ataupun anaknya, diskusikan bersama dokter hewan. Anak kucing dapat jatuh sakit secara cepat. Maka dari itu pantaulah kondisi mereka secara cermat lalu segeralah hubungi dokter hewan kalau melihat adanya gangguan kesehatan.

Itulah beberapa perawatan yang dilakukan setelah kucing melahirkan. Selepas anak kucing berusia delapan minggu, maka mereka sudah siap disapih induknya. Tapi, hingga saat itu datang, kamu dapat memberi perawatan kucing selepas melahirkan. Dengan cara memantau kondisinya beserta anaknya dengan cermat serta memberikan lokasi yang aman dan nyaman kepada mereka.