Ragam Pecinta Anabul di Indonesia

Ragam Pecinta Anabul di Indonesia

 SAHABAT GUKGUK MEDAN (SGM)

Cinta memang tak mengenal batas. Bukan hanya kepada manusia, tapi juga dengan hewan peliharaan seperti Doggy misalnya. Doggy dikenal sebagai hewan yang setia, karena kesetiannya itulah banyak yang memelihara doggy seperti anak sendiri. Mulai dari memberi makan yang bernutrisi, memberi tempat yang nyaman, rutin ke dokter hewan dan melatih kepatuhan untuk “memanusiakan” doggy.

AWAL MULA TERBENTUK SGM

Dari kegemaran inilah mulai tercetus ide membentuk komunitas pada 17 Maret 2015 di Medan bernama Sahabat Gukguk Medan (SGM), untuk jadwal pertemuan disepakati setiap hari Minggu pukul 17.00 hingga selesai di Lapangan Merdeka Medan, SGM juga memiliki grup via Whatsapp yang di dalamnya terdapat anggota aktif, simpatisan maupun followers. SGM memiliki Visi : Menjalin persahabatan antar pecinta anjing se-kota Medan tanpa membedakan ras anjing dan Misi : Menyosialisasikan bahwa semua jenis anjing adalah sama dan berhak untuk dicintai. Memperkenalkan sifat anjing sebagai sahabat setia manusia.

SGM sering sharing seputar doggy yang sifatnya fun dan edukatif ucap Daniel Pay Halim selaku Koordinator SGM melalui sambungan telepon kepada My Pets Indonesia (18/12). Ia juga menjelaskan harapan dari adanya komunitas ini tidak sekedar untuk kumpul-kumpul bersama pecinta doggy saja namun lebih dari itu untuk menjalin persahabatan dan kedekatan antar personal. Untuk bergabung dalam komunitas ini tidak ada batasan umur. Uniknya lagi jika komunitas biasanya mensyaratkan harus memiliki hewan peliharaan berbeda dengan SGM karena siapapun boleh bergabung walau tidak memiliki doggy.

RAGAM KEGIATAN SGM

Dilansir dari akun Instagram mereka di @sahabatgukgukmedan_ SGM juga aktif melakukan kegiatan bersama para pecinta doggy, ada banyak sekali kegiatan yang dilakukan selama kurang lebih 5 tahun terbentuk seperti diantaranya :

 27 September 2020

Pemberian Vaksin pada Hari rabies sedunia bersama dinas pertamanan dan perikanan kota Medan UPTD Klinik Hewan Cadika yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Medan pemberian vaksin gratis yang bekerja sama dengan layanan kesehatan hewan di Kota Medan dan sekitarnya

8 Desember 2019

SGM mengadakan perayaan natal di Citywalk Medan dengan Thema “ Give Love Get Love”, dalam kegiatan ini SGM juga mengkampanyekan gerakan Dogs are not Food, kampanye ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa doggy bukan makanan melainkan sahabat manusia.

14 April 2020

SGM juga membuka donasi berbagi kasih untuk melaksanakan aksi kemanusiaan
Solidaritas Tanpa Batas” dalam menanggapi dampak pamdemic covid-19. Dengan memberi makanan ke para pengemis, tukang sapu jalanan, tukang gojek, tukang becak yang melintas di daerah Petisah, Sekip, Stasiun KA, Uniland, Sutomo dan Thamrin.

SGM juga pernah mengadakan liburan bersama dengan membawa doggy kesayangan mereka ke tempat wisata di sekitar Sumut dan tentu masih banyak kegiatan lainnya lagi.

Namun, sangat disayangkan semua kegiatan komunitas SGM untuk sementara waktu harus terhenti lantaran adanya wabah Covid-19 yang menyerang semua lapisan masyarakat di dunia, melalui percakapan telepon My Pets Indonesia ke Daniel Pay Halim dan ia juga berharap agar pada tahun 2021 keadaan bisa kembali pulih dan SGM mendapat harapan baru di tahun 2021 dari dinas pertamanan kota Medan agar dapat terealisasinya tempat terbuka favorit khusus para pemilik dan pecinta hewan peliharaan, terutama doggy dengan suasana asri dan fasilitas yang lengkap juga lebih merangkul komunitas-komunitas hewan untuk melakukan vaksin rutin

Buat kamu yang ingin bergabung menjadi salah satu dari SGM kamu tidak harus memiliki doggy cantik dan mahal. Karena komunitas ini sangat menolak adanya pengkotak-kotakan jenis doggy. Prinsip SGM jika kamu mencintai seekor doggy jangan melihat rasnya, bagus tidaknya secara fisik, kalau memang suka doggy harus menyukai semua ras – Ucap Daniel Pay Halim Koordinator SGM

Tagged with: , ,