Tanda Kucing Marah Kepada Anda Sehingga Perlu Dihindari

Tanda Kucing Marah Kepada Anda Sehingga Perlu Dihindari

Beberapa penelitian pernah menunjukkan, bahwa kucing biasanya menggunakan gerakan tubuhnya untuk mengutarakan perasaan yang dimiliki. Oleh karena itu, salah satu tanda kucing anda sedang marah dapat dilihat dari gerakan tubuhnya. Kucing biasanya akan menunjukkan kemarahannya dengan suara, gerakan ekor, kedipan mata, dan bahkan melalui bulunya.

Tanda Kucing Sedang Marah

Berikut ini tanda – tanda kucing peliharaan anda sedang marah kepadamu.

1.Mengeluarkan suara geraman ke arahmu

Tanda kucing marah yang pertama ialah ia akan mengeluarkan suara geraman, mendesis ataupun mengerang parau. Ketika kucing anda dengan suara yang tidak biasa, itu artinya dia lagi marah. Suaranya akan terdengar lebih galak seakan ia sedang protes kepadamu. Mungkin jika di artikan, suara tersebut berarti “Pergi sana!” atau “Jangan ganggu aku!”. Jika kucing anda menunjukkan tingkah laku seperti itu, kamu jangan malah gemas kepadanya dan malah mengajaknya bercanda. Jauhi dia sementara waktu dan biarkan ia menyendiri sehingga emosinya menjadi mereda.

2. Telinga menjadi sejajar dengan kepala

Kita bisa melihat mood kucing peliharaan kita dari bagian telinganya. Ketika kucing sedang senang atau sedang biasa – biasa saja ada telinganya akan tegak dan menghadap ke depan. Akan tetapi ketika ia merasa terganggu atau marah, mereka akan menggerakkan telinga hingga menjadi datar dan sejajar dengan kepalanya. Oleh karena itu, ketika telinga kucing anda sedang sejajar sebaiknya anda tidak mengganggunya terlebih dahulu.

3. Gerakan ekor yang siaga

Selain telinga, ekor juga bisa menunjukkan mood seekor kucing. Ketika ia sedang tidak ingin diganggu, kucing biasanya akan mengibas ekornya dengan cepat dan terangkat rendah. Sedangkan bila ia sedang marah, kucing akan mengibaskan ekornya ke depan dan belakang dengan irama yang konstan. Ketika anda melihat kucing mengibaskan ekornya ke depan dan belakang, anda perlu berhati-hati. Jangan berusaha menyentuh dan mengelusnya terlebih dahulu, karena bisa saja anda akan diserang olehnya.

4. Menghindari kamu

Sama seperti pada manusia, ketika sedang marah ia akan memilih menghindar dari orang yang membuatnya emosi. Ketika kucing sedang marah pada kamu, maka ia akan berusaha menghindarimu. Bahkan ia menjadi tidak mau berada dalam satu ruangan denganmu dan protes ketika kamu mencoba mendekatinya.

5. Pupil matanya akan tampak membesar

Ketika marah, mata kucing akan terlihat menjadi membesar ketika melihatmu, sorotan matanya akan terlihat galak dan penuh dendam. Bagi yang tidak paham mungkin ia justru merasa lucu ketika pupil mata kucing peliharaannya menjadi membesar. Padahal jika sedang marah dan mendekatinya, si kucing tidak akan bersegan untuk menyerang anda.

6. Bulu menjadi berdiri

Ketika kucing merasa terganggu ataupun terancam, maka ia akan membuat bulu di sekujur tubuh kucing menjadi berdiri. Biasanya mereka juga akan melengkungkan punggungnya, seakan siap untuk menyerang kapan saja. Menurut ahli kucing alumni UGM Adi Nugroho, kucing melakukan itu supaya tubuhnya terlihat lebih besar. Dengan harapan, ketika lawan tubuh si kucing menjadi besar, ia akan merasa terintimidasi dan takut kepadanya.

7. Mencakar dan menghindar ketika dielus

Jika anda masih penasaran apakah kucing anda sedang marah atau tidak, cobalah elus tubuhnya. Kalau ia sedang marah, maka ia akan mencakar tangan anda atau minimal menghindarinya. Oleh karena itu, berikan dia waktu untuk menyendiri dan biasanya ketika ia merasa lapar maka ia akan mendekatimu kembali.

Itulah tanda kucing marah ke kamu yang perlu diketahui, sehingga anda tidak melakukan tindakan salah yang semakin membuatnya emosi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*