Jarang Diketahui, Inilah Beberapa Tanda Kucing Rabies

Jarang Diketahui, Inilah Beberapa Tanda Kucing Rabies
Tanda Kucing Rabies

Memahami beberapa ciri kucing rabies memang sangat penting, khususnya untuk kamu yang merawat kucing di rumah. Kamu sebagai pemilik kucing harus waspada, rabies pada kucing bisa menyebar ke manusia melalui gigitan atau air liur. Berikut adalah beberapa tanda kucing rabies yang perlu kamu ketahui.

Dengan mengetahui gejala kucing rabies, diharapkan kamu dapat menghindari kucing yang memiliki gejala tersebut. Pasalnya, penularan rabies kucing pada manusia mudah sekali. Tak hanya air liur ataupun gigitan, namun juga bisa melalui cakarnya.

Tanda Kucing Rabies Ada Beberapa

Mulanya, kucing rabies tak akan langsung menunjukkan tanda-tandanya sesaat selepas tertular dari hewan lain. Secara umum, tanda rabies memerlukan waktu cukup lama agar berkembang. Berikut adalah gejala kucing rabies:

  • Demam
  • Kejang
  • Pica [gangguan makan seperti memakan zat atau benda yang tidak untuk dimakan]
  • Hidrofobia [takut pada air]
  • Kelumpuhan
  • Koordinasi otot melemah
  • Rahang terlihat kurang lazim
  • Kadang pemalu atau justru tidak ingin diganggu
  • Agresif
  • Perubahan perilaku dan sikap
  • Mudah marah
  • Produksi air liur berlebihan
  • Air liur menetes

Gejala kucing rabies perlu diperhatikan. Kalau kucing kesayanganmu mengalami tanda-tanda diatas, segeralah untuk memeriksakannya ke dokter hewan.

Gejala Rabies Terhadap Manusia

Sama halnya dengan kucing, manusia yang terkena rabies juga bakal menunjukkan beberapa gejala. Rabies yang bisa ditangani dengan cepat dan tepat, bisa dicegah serta tak akan menunjukkan gejala. Tapi, kalau sudah masuk jauh kedalam darah, rabies dapat mengancam nyawa.

Tanda pertama manusia yang terkena rabies bisa muncul dari hitungan hari sampai 1 tahun, selepas terkontak dengan hewan yang terkena virus rabies. Mulanya, tanda rabies terhadap manusia dapat berupa kesemutan, mati rasa, nyerii otot, sakit kepala, lemah, lesu, mual, dan penurunan nafsu makan.

Kemudian, selepas rabies menguasai tubuh manusia, ciri-cirinya juga bakal semakin berkembang. Di bawah ini adalah sederet tanda rabies lanjutan yang menyerang manusia:

  • Kebingungan
  • Sangat aktif bergerak
  • Gampang marah
  • Kejang-kejang
  • Suka berhalusinasi
  • Kelumpuhan pada beberapa bagian tubuh
  • Sensitif terkena cahaya terang, suara bising, dan sentuhan

Selain itu juga, kelenjar ludah dari seseorang yang sudah terkena rabies juga dapat memproduksi air liur yang berlebihan. Bahkan, di penderita bakal merasa kesusahan ketika menelan makanan.

Kucing yang Paling Rentan Terkena Rabies

Beberapa kucing lebih rentan terseran rabies ketimbang kucing rumahan lain. Terdapat 3 jenis kucing yang beresiko terkena rabies, diantaranya adalah:

  • Kucing yang Senang Berkelahi

Kucing yang gemar berkelahi lebih beresiko terkena rabies. Karena, bisa saja muncul luka yang dihasilkan lewat perkelahian dengan kucing lain.

Kamu tak pernah tahu apa kucing yang bertengkar dengan kucing kesayanganmu terbebas rabies atau tidak. Kalau kucing liar yang mengakibatkan luka sayatan di kucing kesayanganmu menghantarkan virus rabies kedalam tubuhnya, maka kucingmu bisa tertular virus tersebut.

  • Kucing yang Senang Keluar Rumah

Kucing peliharaan yang dibolehkan bermain diluar rumah biasanya lebih rentan terkena rabies. Karena, ada banyak sekali hewan liar diluar rumah yang mungkin saja membawa virus rabies.

  • Kucing Belum Divaksin

Kucing yang belum serta tak pernah diberi vaksin, mempunyai resiko terkena virus rabies lebih besar ketimbang kucing yang telah divaksin. Itulah alasannya kamu disarankan membawa kucing peliharaanmu ke klinik hewan lalu melakukan vaksin.

Itu saja ulasan mengenai tanda kucing rabies yang perlu diketahui. Jika kamu melihat adanya gejala diatas pada kucing peliharaanmu, maka segeralah bawa ke dokter hewan.