Tips Menjaga Kucing Tuli Biar Tetep Sehat

Tips Menjaga Kucing Tuli Biar Tetep Sehat

Tidak hanya manusia saja, kucing juga dapat terlahir tuli karena faktor gen. Selain faktor tersebut, cedera atau penyakit juga dapat membuat kucing menjadi tuli. Kamu harus mengetahui jika pendengaran kucing jauh lebih bagus dari manusia. Berikut adalah beberapa tips menjaga kucing tuli yang bisa kamu lakukan di rumah.

Di volume biasa, kucing mampu mendengar gelombang suara sampai 79kHz. Sementara itu manusia hanya bisa mendengar sampai 20 kHz. Mereka bisa mendengar suara pada jarak 10.5 oktaf, sebuah rentang frekuensi yang jauh lebih luas ketimbang gampir mamalia lain. Hal itu memungkinkan kucing mendengar suara dengan nada tinggi, seperti halnya cicitan tikus.

Seiring usianya yang bertambah, bagian struktur halus di telinga kucing mulai kehilangan rasa peka atas getaram. Masalah pendengaran mengenai usia tersebut bisa disebut dengan presbikusis.

Kondisi itu dapat berkembang di setiap binatang peliharaan yang sudah senior, sama seperti manusia yang semakin menua. Masalah pendnegaran bisa dipercepat karena kerusakan lantaran mendengar suara terlalu keras. Lalu, infeksi telinga parah atau cedera lainnya juga bisa mengakibatkan masalah pendengaran.

Tips Menjaga Kucing Tuli dan cara Berkomunikasi dengannya

Kucing yang tuli begitu visual serta cenderung waspada dan juga sadar dengan lingkup sekitarnya. Dari segi visual, ada beberapa strategi yang bisa dipakai agar bisa menarik perhatiannya, diantaranya adalah:

  • Laser pointer bisa menarik perhatian si kucing saat mereka menghadap ke arah lain. Kamu bisa memfokuskan laser pointer diatas lantai dan tepat di depannya, kemudian buju ia berbalik serta memperhatikanmu.
  • Mengedipkan lampu diatas kepala ketikak memasuki sebuah ruangan bisa mendorong kucing agar bisa melihat kamu atau bisa melihat sekeliling.
  • Menyisir, menyikat, dan membelai juga bisa menghibur kucing.
  • Getaran dan sentuhan penting untuk kucing yang tuli. Kamu dapat menginjak lantai secara kuat dan itu akan menghasilkan getaran, hal itu bisa dijadikan untuk komunikasi dimana keberadaanmu lalu membuat kucing mencari dari mana asal sumber suara tersebut.
  • Bermain bisa menjadi opsi yang baik agar bisa berkomunikasi bersama kucing tuli. Beberapa mainan ataupun bulu yang ditempelkan kepada tali maupun tiang pendek cocok dibuat untuk berburu serta berkejaran.
  • Mendengkur juga dapat menjadi salah cari bentuk komunikasi lain. Saat kamu mendengkur, dengkurannya bakal menghasilkan getaran. Saat kamu tengah memeluk kucing, kamu dapat melihat apakah ia merespons ketika kamu mendengkur atau tidak.

Jika masih memiliki pertanyaan tentang perawatan kucing, kamu bisa bertanya langsung pada dokter hewan.

Mengetahui Kucing yang Mengalami Masalah Pendengaran

Kalau kamu curiga jika kucing kesayangamu mengalami masalah pendengaran, baiknya segera berkonsultasi dengan dokter hewan. Dokter bisa menentukan gangguan medis yang dialami oleh kucing serta merekomendasikan cara penanganan yang paling tepat. Ada sejumlah tes ketulisan yang dapat dilakukan di rumah dengan memakai berbagai perabotan rumah tangga semisal kotak kardus, kunci, atau kertas.

Kamu bisa membuat beberapa suara siluar garis pandang seperti menggoyangkan kunci, mengetuk kotak kardus, atau menyobek kertas. Pakai beberapa suara agar bisa menguji frekuensi tinggi atau rendah. Kalau kucing mengabaikan sebagian ataupun semua suaranya, maka kemungkinan dia mengalami masalah pada pendengarannya.

Itu saja ulasan mengenai tips menjaga kucing tuli yang bisa kamu lakukan. Atasi infeksi tungau telinga, bakteri, ataupun gangguan kesehatan lain dengan bantuan dari dokter hewan. Kalau tidak diobati segera, maka beberapa masalah kesehatan ini bisa jadi menyebabkan masalah pendengaran secara permanen.