Waspada Bahaya Air Liur Anjing Perlu Kalian Ketahui

Waspada Bahaya Air Liur Anjing Perlu Kalian Ketahui

Serupa dengan manusia, hewan peliharaan seperti halnya anjing bisa menunjukkan kasih sayang dan perhatian. Salah satunya ialah dengan menjilati si pemilik. Tapi, bagaimana kalau dilihat melalui segi kesehatan? Apakah air liur anjing bisa mendatangkan bahaya untuk kesehatan? Simak ulasan tentang beberapa bahaya air liur anjing berikut ini.

Anjing suka menjilat apapun di dekatnya, baik bersih ataupun kotor. Sehingga, masalah utamanya adalah terletak di air liur anjing. Sebenarnya mulut anjing itu kotor, lalu air liur bisa mengandung atau bisa mengirimkan beberapa mikroba berbeda yang bisa menularkan penyakit kepada manusia.

Waspada Bahaya Air Liur Anjing

Terdapat beberapa gangguan kesehatan yang harus kamu waspadai jika tidak sengaja terkena air liur milik anjing peliharaan. Diantaranya adalah:

  • Infeksi Parasit

Meskipun jarang muncul, infeksi parasit karena air liur ini harus tetap diwaspadai. Dilansir New York Times, presiden American Veterinary Medical Association, dr. Joe Kinnarney, menyatakan bahwa ada 20 hingga 35 juta telur cacing gelang pada saluran usus anak anjing berusia 1 minggu.

Jenis cacing ini bisa menular ke anjing lain saat mereka menelan kotoran ataupun menjilat anus anjing lainnya. Jadi, saat kamu terjilat, air liur dan lidahnya kemungkinan masih terdapat sisa feses yang berisikan cacing yang dapat berpindah ke manusia.

Biasanya, infeksi parasit karena air liur anjing bisa menyebabkan beberapa tanda seperti ruam kemerahan pada kulit, gatal, mengi, batuk, sesak napas, kelelahan, demam, diare, dan sakit perut.

  • Infeksi Bakteri

Pada mulut dan air liur anjing, ada banyak sekali bakteri yang sangat berbahaya untuk manusia. Salah satunya ialah bakteri Capnocytophaga.

Bakteri ini merupakan salah satu bakteri umum ditemui di mulut anjing, kucing, dan manusia. Orang yang mempunyai sistem imun lemah lebih beresiko terserang infeksi karena bakteri ini.

  • Masalah pada Pencernaan

Mulut hewan seperti halnya anjing, merupakan tempat yang cocok untuk berbagai kuman. Terlebih lagi, hewan peliharaan satu ini sering mengenduskan moncong dan hidungnya ke banyak tempat yang bisa kotor tanpa diketahui.

Berbagai kuman yang berada pada moncong anjing tersebut dapat berpindahh ke manusia serta menimbulkan penyakit. Kemudian jenis bakteri yang umum berada di mulut anjing ialah campylobacter, salmonella, E. coli, dan clostridium. Bakteri ini bisa menimbulkan masalah pencernaan cukup parah kepada manusia, mulai diare, mual, sakit perut, demam, hingga muntah.

  • Penyakit Kulit Kadas atau Kurap

Air liur anjing bisa juga menimbulkan penyakit kulit seperti kadas atau kurap. Kadas atau kurap ini diakibatkan karena infeksi jamur. Hal itu terjadi saat spora jamur pada bagian tubuh yang terjilat anjing terbawa oleh air liur lalu mengakibatkan spora jamur.

Kurap merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan tanda-tanda ruam berwarna merah meradang, kadang bersisik, serta berbentuk bulat seperti cincin. Harus diketahui kalau air liur anjing bisa mengandung glikoprotein, yakni zat yang memicu terjadinya mekanisme pertahanan tubuh kepada beberapa orang.

Umumnya, penyakit kulit karena air liur anjing bisa diobati dengan menggunakan salep atau krim antijamur atau obat antialergi. Kalau kamu mengalaminya selepas dijilat oleh anjing pelriharaan, kamu dapat langsung melakukan konsultasi dengan dokter hewan.

Demikian ulasan mengenai bahaya air liur anjing yang perlu diketahui. Meskipun kamu mungkin tak langsung merasakan tanda penyakit selepas dijilat oleh anjing di kaki dan tangan, waspadalah kalau kamu dijilat pada bagian mulut, mata, atau wajah. Semoga bermanfaat.