Waspada, Ini Dia Bahaya Rabies Pada Manusia

Waspada, Ini Dia Bahaya Rabies Pada Manusia

Apabila terkena gigitan hewan seperti anjing atau kucing, maka kamu tidak boleh abai. Pasalnya, kita tidak tahu bagaimana asal-usul kesehatannya. Bisa saja, hewan tersebut membawa virus rabies dan menularkannya padamu. Yuk, lakukan pencegahan sedini mungkin dengan mengenali apa bahaya rabies pada manusia di artikel berikut ini.

Yuk Pahami Bahaya Rabies Pada Manusia

Ketika hewan kamu terkena gigitan hewan, misalnya kucing, maka kamu harus waspada. Pasalnya, kita tidak tahu virus apa yang dibawanya. Bisa saja, hewan tersebut menderita rabies. Tentunya kamu harus khawatir karena nyatanya rabies dapat menular dari hewan ke manusia.

Berbicara mengenai rabies, penyakit ini merupakan virus yang biasanya menjangkit hewan mamalia. Sering dikenal dengan penyakit ‘anjing gila’, ternyata virus ini tidak hanya bersarang di anjing saja. Bahkan, kucing peliharaanmu pun kemungkinan bisa saja membawa virus ini di tubuhnya. Maka dari itu, kamu harus memberi vaksin sedini mungkin ke kucingmu agar tidak terkena penyakit ini.

Ditularkan melalui air liur, virus ini dapat menginfeksimu ketika kamu terkena gigitan hewan pembawanya. Untuk itu, segera periksakan diri ketika kamu tergigit. Menyerang sistem saraf seperti otak dan sumsum tulang belakang, penyakit ini bisa dikatakan berbahaya. Pasalnya, resiko paling besar dari infeksi virus ini adalah kematian.

  1. Linu dan Kesemutan

Pertama, gejala infeksi rabies yang menjangkiti tubuh manusia adalah linu dan kesemutan. Gejala awal serangan ini tidak akan langsung muncul ketika kamu baru saja tergigit. Butuh waktu beberapa hari untuk gejala ini muncul dan terasa.

Pertandanya, akan muncul rasa linu dan kesemutan tepat di bekas tubuhmu tergigit. Misalnya di tangan, maka disana kamu akan merasakan gejala ini. Kemudian, bekas ini juga akan terasa perih dan gatal.

Ketika kamu mengalami gejala-gejala ini, maka jangan tunggu waktu lagi. Segera periksakan diri agar kamu langsung mendapat perawatan. Jangan dibiarkan karena meski infeksinya bersifat ‘ringan’, ini hanya permulaan saja dari gejala-gejala berat berikutnya lho.

  1. Flu

Kedua, gejala infeksi rabies yang menjangkiti tubuh manusia adalah flu. Ketika kamu sudah merasakan linu di semua tempat, maka kamu mungkin akan mengalami hidung tersumbat. Selain itu, kamu juga akan mengalami demam, nyeri otot, menggigil, serta sakit tenggorokan.

Gejala-gejala tersebut mirip dengan penyakit flu. Kamu yang tidak peka pasti akan mengira jika kamu hanya terjangkit influenza saja. Padahal, hal tersebut merupakan tanda munculnya infeksi rabies.

Kabar buruknya, kamu bisa saja mengalami kondisi kritis ketika sudah di tahap ini. Pasalnya, kamu mungkin akan mengalami kesulitan tidur di malam hari. Jika tidak segera ditangani, maka kondisi paling parah bisa menyerangmu kapan saja.

  1. Gelisah dan Linglung

Terakhir, gejala infeksi rabies yang menjangkiti tubuh manusia adalah gelisah dan linglung. Pasalnya, virus ini juga menyerang otak dimana kesadaranmu bisa terancam. Bahkan pada tingkat tertentu, kamu bisa mengalami halusinasi dan gangguan kecemasan. Inilah mengapa, memeriksakan diri sangat wajib dilakukan.

Bagaimana penjelasannya? Jadi, kamu wajib banget untuk memahami bahayanya dan mengenali ciri-ciri penyakit tersebut. Perhatikan perubahan pada perilaku kucingmu dan periksakan ke dokter sesegera mungkin. Demi mencegah, lakukan vaksinasi rabies ketika kucing masih berumur minimal 3 bulan ya.

Demikian ulasan menarik mengenai bahaya rabies pada manusia. Semoga ulasannya bermanfaat. Sekali lagi,  jangan lupa bawa anabulmu ke dokter hewan langganan untuk mendapat vaksin rabies. Sayangi kucingmu, maka kamu menyayangi dirimu sendiri.